D
Dicread
BerandaKamusSsentimentality

sentimentality

sentimentalitas
Noun

sentimentality merujuk pada kecenderungan untuk merasa atau mengekspresikan emosi secara berlebihan, terutama rasa rindu atau kasih sayang, yang sering kali dianggap tidak tulus, dangkal, atau terlalu dibuat-buat. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "sentimentalitas". Perlu diperhatikan bahwa kata ini biasanya membawa konotasi negatif. Jika seseorang dituduh memiliki sentimentality, itu berarti emosi mereka dianggap tidak proporsional dengan situasi yang ada atau digunakan untuk memanipulasi perasaan orang lain.

Berbeda dengan sentiment yang bersifat netral dan merujuk pada perasaan atau opini umum terhadap sesuatu, sentimentality lebih menekankan pada aspek "kelebihan" atau "kepalsuan" dalam ekspresi emosional tersebut. Sebagai contoh, merasa sedih saat mengingat masa kecil adalah hal yang wajar (sentiment), tetapi menulis puisi yang sangat mendayu-dayu dan penuh air mata hanya untuk terlihat puitis bisa dianggap sebagai sentimentality.

Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa

Dalam bahasa Inggris, terdapat perbedaan halus antara sentimentality dengan kata-kata lain yang menggambarkan emosi:

emotional: Kata ini bersifat umum dan netral. Seseorang yang emotional bisa jadi sedang merasakan emosi yang kuat namun tetap tulus. Sementara sentimentality menyiratkan bahwa emosi tersebut terasa dipaksakan atau berlebihan.
nostalgia: Ini adalah perasaan rindu pada masa lalu yang biasanya dianggap positif atau manis. sentimentality bisa muncul dari nostalgia, tetapi menjadi negatif ketika rasa rindu tersebut menjadi obsesif atau tidak realistis.

Konteks Penggunaan dan Kesalahan Umum

Pengguna bahasa Indonesia sering kali menyamakan "sentimental" dengan "sensitif". Namun, dalam bahasa Inggris, sentimentality tidak berarti mudah tersinggung atau sensitif terhadap kritik, melainkan terlalu terhanyut dalam perasaan emosional yang melankolis.

Salah: "Dia memiliki sentimentality tinggi sehingga mudah marah saat dikritik." (Konteks ini seharusnya menggunakan sensitivity)
Benar: "Film itu dikritik karena sentimentality yang berlebihan, sehingga terasa seperti mencoba memaksa penonton untuk menangis."

Secara tata bahasa, sentimentality adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.

Meanings

Nounsentimentalitas

Kualitas menjadi terlalu emosional, sering kali dengan cara yang dianggap dangkal, berlebihan, atau dibuat-buat

Her poetry was criticized for its cloying sentimentality.

Examples

I have no room for sentimentality when making business decisions.

Saya tidak punya ruang untuk sentimentalitas saat mengambil keputusan bisnis.

Business

The movie was a masterpiece of raw emotion without any cheap sentimentality.

Film itu adalah sebuah mahakarya emosi yang murni tanpa sentimentalitas murahan.

He tried to hide his sentimentality by acting tough in front of his friends.

Dia mencoba menyembunyikan sentimentalitas-nya dengan bersikap tangguh di depan teman-temannya.

The old letters were kept out of pure sentimentality.

Surat-surat lama itu disimpan murni karena sentimentalitas.

Hentikan sentimentalitas yang tidak berguna ini dan katakan saja yang sejujurnya padaku.

Romance

The historian avoided sentimentality to provide an objective account of the war.

Sejarawan itu menghindari sentimentalitas untuk memberikan laporan perang yang objektif.

History

Is it just sentimentality or do I actually miss this place?

Apakah ini hanya sentimentalitas atau aku benar-benar merindukan tempat ini?

Travel

Her writing is often marred by an excess of sentimentality.

Tulisannya sering kali rusak karena sentimentalitas yang berlebihan.

Kita tidak boleh membiarkan sentimentalitas mengaburkan penilaian kita selama proses penggabungan perusahaan.

Office

Related Words

Terakhir Diperbarui: May 2026Laporkan Kesalahan