consciousness
/ˈkɒnʃəsnəs/
Keadaan menyadari dan responsif terhadap lingkungan sekitar, serta pengalaman internal tentang keberadaan diri. Ini adalah "cahaya batin" atau kualitas subjektif dari sebuah pengalaman (kualia) yang membedakan makhluk hidup yang memiliki perasaan dari sebuah mesin otomatis.
Dalam konteks medis, istilah ini merujuk secara khusus pada kondisi terjaga atau kewaspadaan—keadaan biner antara sadar atau tidak sadar (misalnya, setelah pingsan).
Dalam konteks filosofis dan psikologis, kata ini membawa nuansa kesadaran diri yang lebih dalam: kemampuan untuk merenungkan pikiran dan keberadaan diri sendiri. Hal ini sering dikontraskan dengan proses "bawah sadar" yang terjadi di bawah tingkat kesadaran aktif.
Kata ini juga dapat menggambarkan kebangkitan moral atau sosial, seperti "kesadaran kelas", di mana maknanya bergeser dari keadaan biologis menjadi sebuah realisasi kognitif tentang posisi seseorang dalam suatu sistem.
Uncountable when referring to the general state of being aware or the philosophical concept of the mind. Countable when referring to specific levels or types of awareness, such as different states of consciousness.
Meanings
Keadaan terjaga dan menyadari lingkungan sekitar
Kualitas atau kondisi memiliki kesadaran akan pikiran dan perasaan internal
The philosopher debated the nature of human consciousness.
Kesadaran akan kehadiran seseorang atau keberadaan fakta tertentu
Examples
Pasien itu perlahan-lahan mendapatkan kembali kesadarannya setelah operasi.
Para ilmuwan terus mempelajari dasar biologis dari kesadaran manusia.
Dia tidak memiliki kesadaran akan risiko yang dia ambil.