unscrupulous
Kata unscrupulous digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki standar moral atau hati nurani, terutama ketika mereka bersedia melakukan hal-hal yang tidak jujur, tidak adil, atau kejam demi mencapai tujuan pribadi. Kata ini membawa konotasi negatif yang sangat kuat, menyiratkan bahwa orang tersebut secara sadar mengabaikan etika demi keuntungan sendiri.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "tidak bermoral" atau "licik". Namun, ada perbedaan halus antara unscrupulous dengan kata lain seperti dishonest atau immoral.
dishonest berfokus pada tindakan berbohong atau menipu secara umum.
immoral adalah istilah yang lebih luas untuk segala sesuatu yang melanggar norma moral atau agama.
unscrupulous lebih spesifik merujuk pada kurangnya "skrupul" (perasaan ragu atau bersalah saat melakukan sesuatu yang salah). Orang yang unscrupulous tidak merasa terganggu oleh rasa bersalah saat mereka mengeksploitasi orang lain.
Contoh penggunaan:
Benar: an unscrupulous lawyer (seorang pengacara yang tidak bermoral/licik yang mungkin memalsukan bukti demi memenangkan kasus).
Benar: unscrupulous business practices (praktik bisnis yang tidak jujur/curang).
Konteks Penggunaan
Kata ini paling sering muncul dalam konteks profesional, politik, atau bisnis, di mana seseorang menggunakan kekuasaan atau kecerdasan mereka untuk memanipulasi sistem atau orang lain tanpa rasa penyesalan. Hindari menggunakan kata ini untuk kesalahan kecil yang tidak disengaja; gunakanlah hanya untuk perilaku yang menunjukkan pola pengabaian etika yang serius.
Meanings
Tidak memiliki atau tidak menunjukkan prinsip moral; tidak jujur atau tidak adil demi mencapai suatu tujuan
"The unscrupulous lawyer used every trick in the book to win the case."
Salesman yang tidak bermoral itu menipu pasangan lansia tersebut agar membeli polis asuransi yang tidak berguna.