syndrome
/ˈsɪndɹəʊm/
Dalam konteks klinis, istilah ini merujuk pada suatu pola dan bukan penyebab tunggal. Jika disease (penyakit) biasanya mengacu pada patologi yang sudah diketahui, syndrome adalah kumpulan gejala yang selalu muncul bersamaan, terlepas dari apakah pemicu utamanya sudah dipahami sepenuhnya atau belum.
Dalam percakapan sehari-hari, maknanya telah bergeser ke arah psikologis atau sosiologis. Istilah ini sering menggambarkan reaksi yang dapat dikenali terhadap peristiwa kehidupan tertentu (seperti imposter syndrome), yang menunjukkan bahwa perasaan seseorang adalah bagian dari pengalaman manusia yang lebih luas dan dapat diprediksi, bukan sekadar kegagalan pribadi yang terisolasi.
Nada penggunaannya umumnya bersifat objektif dan diagnostik dalam dunia medis, namun bisa menjadi sedikit hiperbolis atau deskriptif ketika digunakan secara metaforis untuk mengategorikan tren sosial.
Meanings
Sekelompok gejala yang secara konsisten muncul bersamaan, atau kombinasi karakteristik tanda dan gejala yang terjadi pada penyakit atau kondisi medis tertentu
"The patient was diagnosed with Down syndrome after prenatal screening."
Pasien tersebut didiagnosis menderita sindrom Down setelah skrining prenatal.
Kondisi atau rangkaian perilaku yang dikaitkan dengan situasi atau keadaan psikologis tertentu, sering kali digunakan secara metaforis untuk menggambarkan fenomena sosial yang meluas
"Many new parents experience "empty nest syndrome" once their children leave for college."
Banyak orang tua baru mengalami `empty nest syndrome` setelah anak-anak mereka pergi kuliah.