stela
stela merujuk pada monumen berupa lempengan batu tegak yang biasanya memiliki ukiran, prasasti, atau relief. Dalam konteks arkeologi dan sejarah, kata ini digunakan untuk mendeskripsikan penanda fisik yang berfungsi sebagai dokumen publik, peringatan kematian, atau pengagungan terhadap penguasa di masa kuno.
Nuansa Penggunaan
Kata ini memiliki nuansa yang sangat teknis dan akademis. Berbeda dengan monument yang bersifat umum untuk segala jenis bangunan peringatan, stela secara spesifik merujuk pada bentuk lempengan atau pilar tunggal. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diterjemahkan sebagai prasasti jika fokusnya adalah pada teks yang terukir, namun stela lebih menekankan pada bentuk fisik objek batunya itu sendiri.
Perbedaan dengan Istilah Terkait
stela vs tablet: Meskipun keduanya adalah lempengan batu, tablet biasanya berukuran kecil dan dapat dipindahkan atau digenggam, sedangkan stela adalah struktur besar yang tertanam di tanah secara permanen.
stela vs obelisk: obelisk adalah pilar tinggi berbentuk ramping dengan puncak piramida, sementara stela cenderung berbentuk lempengan datar yang lebih lebar.
Contoh Penggunaan
Benar: "Para peneliti mempelajari stela kuno untuk memahami hukum peradaban Mesopotamia."
Salah: Menggunakan stela untuk menyebut papan reklame modern atau tanda jalan, karena kata ini khusus untuk artefak sejarah/arkeologi.
Meanings
Lempengan batu tegak atau pilar, biasanya berisi prasasti atau ukiran relief, yang digunakan sebagai monumen atau penanda dalam budaya kuno
"The archaeologists discovered a limestone stela depicting the pharaoh's victory."
Para arkeolog menemukan sebuah stela batu kapur yang merinci kemenangan militer sang raja.