scrupulous
Kata scrupulous memiliki dua nuansa makna utama yang sangat berbeda namun saling berkaitan, yaitu ketelitian yang ekstrem dan integritas moral yang tinggi. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk memahami bahwa kata ini tidak sekadar berarti "rajin", melainkan menggambarkan standar yang sangat ketat terhadap diri sendiri agar tidak terjadi kesalahan sekecil apa pun.
Nuansa Ketelitian dan Detail
Dalam konteks teknis atau pekerjaan, scrupulous menggambarkan seseorang yang sangat teliti dan menyeluruh. Fokus utamanya adalah pada akurasi dan pencegahan kesalahan. Kata ini memiliki intensitas yang lebih kuat daripada careful atau thorough. Jika careful berarti berhati-hati agar tidak salah, scrupulous menyiratkan dedikasi yang hampir obsesif terhadap detail terkecil.
Contoh penggunaan yang tepat: scrupulous attention to detail (perhatian yang sangat teliti terhadap detail).
Perbandingan: Gunakan scrupulous ketika Anda ingin menekankan bahwa tidak ada satu detail pun yang terlewatkan, sementara thorough lebih merujuk pada kelengkapan proses secara keseluruhan.
Nuansa Integritas dan Moralitas
Dalam konteks etika, scrupulous berarti sangat jujur dan memiliki integritas moral yang tak tergoyahkan. Seseorang yang scrupulous akan merasa sangat terganggu jika melakukan sesuatu yang dianggap salah secara moral, meskipun hal itu sangat kecil atau tidak diketahui orang lain. Ini berkaitan dengan hati nurani yang sangat sensitif.
Contoh penggunaan yang tepat: a scrupulous businessman (seorang pebisnis yang sangat jujur).
Perbandingan: Berbeda dengan honest yang merupakan sifat umum kejujuran, scrupulous menekankan pada upaya aktif untuk menghindari segala bentuk ketidakjujuran atau konflik kepentingan.
Kewaspadaan Terhadap Kata Terkait
Harap berhati-hati dengan bentuk negatifnya, yaitu unscrupulous. Kata ini sangat umum digunakan dalam bahasa Inggris untuk menggambarkan orang yang tidak jujur, licik, atau menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Dalam bahasa Indonesia, unscrupulous lebih tepat diterjemahkan sebagai "tidak bermoral" atau "curang" daripada sekadar "tidak teliti".
Benar: unscrupulous tactics (taktik curang/tidak bermoral).
Salah: Menggunakan unscrupulous hanya untuk menyatakan seseorang yang ceroboh dalam bekerja; untuk konteks tersebut, gunakanlah careless.
Secara tata bahasa, scrupulous adalah kata sifat (adjective) yang dapat diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung (linking verb). Kata ini tidak memiliki bentuk perbandingan (comparative) yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari karena sifatnya yang sudah menunjukkan tingkat ekstrem.
Meanings
Rajin, menyeluruh, dan sangat memperhatikan detail
The accountant kept scrupulous records of every single transaction.
Akuntan itu menyimpan catatan yang teliti untuk setiap transaksi tunggal.
Memiliki integritas moral; sangat jujur atau menghindari melakukan apa pun yang salah
He was scrupulous in his dealings with clients to ensure no conflict of interest occurred.
Dia sangat jujur dalam urusannya dengan klien untuk memastikan tidak ada konflik kepentingan yang terjadi.