retroflex
Dalam linguistik, retroflex merujuk pada artikulasi bunyi yang dihasilkan dengan melengkungkan ujung lidah ke belakang hingga menyentuh atau mendekati langit-langit keras. Bagi penutur bahasa Indonesia, bunyi ini mungkin terasa asing karena bahasa Indonesia standar tidak memiliki konsonan retrofleks yang menjadi ciri khas fonemik. Bunyi ini sangat umum ditemukan dalam bahasa-bahasa di Asia Selatan, seperti bahasa Hindi atau Sanskerta, serta beberapa dialek bahasa Inggris tertentu.
Meanings
Bunyi ucapan yang dihasilkan dengan melengkungkan lidah ke belakang untuk menyentuh atau mendekati langit-langit keras
The Hindi language features several retroflex consonants.
Bahasa Hindi memiliki beberapa konsonan retrofleks.
Membengkokkan atau melengkungkan ke arah belakang
The gymnast had to retroflex her spine to achieve the pose.
Pesenam itu harus melengkungkan tulang belakangnya ke belakang untuk mencapai pose tersebut.