relapse
Kata relapse digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang kembali ke keadaan buruk setelah sempat mengalami perbaikan. Kata ini memiliki nuansa kegagalan atau kemunduran yang signifikan, baik dalam konteks medis maupun perilaku.
Nuansa Penggunaan
Dalam konteks medis, relapse merujuk pada kembalinya gejala penyakit setelah periode remisi atau pemulihan. Misalnya, ketika seseorang yang sudah dinyatakan sembuh dari kanker tiba-tiba menunjukkan gejala yang sama kembali. Dalam konteks ini, kata tersebut menekankan pada penurunan kondisi kesehatan secara fisik.
Dalam konteks perilaku atau psikologis, relapse sering dikaitkan dengan kecanduan atau kebiasaan buruk. Ini terjadi ketika seseorang yang sedang dalam masa pemulihan (misalnya dari ketergantungan alkohol atau narkoba) kembali menggunakan zat tersebut. Di sini, relapse membawa beban emosional berupa perjuangan melawan godaan dan kegagalan dalam mempertahankan disiplin diri.
Perbandingan dengan Kata Serupa
Perlu dibedakan antara relapse dengan recurrence. Meskipun keduanya berarti "terjadi kembali", recurrence lebih bersifat netral dan teknis (misalnya, recurrence of a symptom), sedangkan relapse sering kali menyiratkan kemunduran dari status "sembuh" atau "pulih" kembali ke status "sakit" atau "terjerumus".
Benar: The patient suffered a relapse (Pasien tersebut mengalami kekambuhan).
Benar: He relapsed into old habits (Dia kembali terjerumus ke kebiasaan lama).
Secara tata bahasa, relapse dapat berfungsi sebagai kata benda (noun) yang berarti "kekambuhan" atau sebagai kata kerja (verb) yang berarti "kambuh" atau "kembali terjerumus".
Meanings
Penurunan kondisi kesehatan seseorang setelah periode perbaikan
The patient was recovering well until a sudden relapse occurred last week.
Pasien tersebut pulih dengan baik sampai terjadi kekambuhan mendadak minggu lalu.
Tindakan kembali ke kebiasaan buruk sebelumnya atau perilaku adiktif
After three years of sobriety, he suffered a relapse and began drinking again.
Setelah tiga tahun bebas dari ketergantungan, dia mengalami kekambuhan dan mulai minum alkohol lagi.
Mengalami penurunan kesehatan setelah periode perbaikan
The patient relapsed shortly after being discharged from the hospital.
Pasien tersebut kambuh tak lama setelah keluar dari rumah sakit.
Kembali ke kebiasaan buruk atau keadaan perilaku yang salah di masa lalu
She feared that she might relapse into her old patterns of anxiety.
Dia takut bahwa dia mungkin kembali terjerumus ke dalam pola kecemasan lamanya.