recurrence
Kata recurrence merujuk pada kembalinya suatu peristiwa atau kondisi setelah periode jeda. Dalam bahasa Indonesia, pemilihan kata terjemahannya sangat bergantung pada konteks, apakah itu berkaitan dengan kesehatan, situasi sosial, atau matematika.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Dalam konteks medis, recurrence paling tepat diterjemahkan sebagai "kekambuhan". Kata ini membawa konotasi negatif karena merujuk pada penyakit yang muncul kembali setelah pasien sempat dinyatakan sembuh atau berada dalam masa remisi. Contohnya, jika seseorang mengalami kanker yang muncul kembali, istilah yang digunakan adalah cancer recurrence (kekambuhan kanker).
Dalam konteks umum atau peristiwa sosial, recurrence lebih tepat diterjemahkan sebagai "pengulangan" atau "terulangnya". Ini merujuk pada kejadian yang terjadi lagi, baik itu berupa bencana alam, krisis ekonomi, atau pola perilaku. Perbedaan utama antara recurrence dan repetition adalah bahwa repetition sering kali merupakan tindakan sengaja untuk mengulang sesuatu (seperti mengulang kata), sedangkan recurrence biasanya terjadi secara alami atau tidak terencana setelah selang waktu tertentu.
Konteks Teknis dan Matematika
Dalam bidang matematika dan ilmu komputer, recurrence memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu "rekurensi". Ini merujuk pada relasi atau rumus di mana suatu suku ditentukan oleh suku-suku sebelumnya. Dalam konteks ini, jangan menggunakan kata "kekambuhan" atau "pengulangan" biasa karena akan menghilangkan makna teknis dari istilah tersebut.
Benar: recurrence relation (relasi rekurensi)
Salah: repetition relation (relasi pengulangan) dalam konteks matematika formal.
Meanings
Tindakan terjadi kembali, terutama setelah jangka waktu tertentu
The recurrence of the symptoms worried the doctor.
Kekambuhan gejala tersebut membuat dokter khawatir.
Suatu kejadian di mana sesuatu terjadi kembali
We must take steps to prevent a recurrence of the crisis.
Kita harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah pengulangan krisis tersebut.