prioritize
Kata prioritize digunakan ketika seseorang memutuskan hal mana yang paling penting untuk dikerjakan terlebih dahulu. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "memprioritaskan" atau "mengutamakan". Nuansa utamanya adalah adanya proses pemilihan atau penyaringan dari sekumpulan tugas atau tujuan untuk menentukan urutan eksekusi berdasarkan tingkat urgensi atau kepentingannya.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Perlu diperhatikan perbedaan antara prioritize dengan kata prefer. Sementara prefer berkaitan dengan keinginan atau kesukaan pribadi (preferensi), prioritize lebih berkaitan dengan manajemen waktu, strategi, dan efisiensi. Seseorang mungkin prefer (lebih suka) membaca buku daripada bekerja, tetapi mereka harus prioritize (memprioritaskan) pekerjaan agar tidak melewati tenggat waktu.
Selain itu, prioritize bisa merujuk pada tindakan tunggal (mengutamakan satu hal) atau proses pengorganisasian (menyusun daftar prioritas).
Contoh penggunaan yang tepat: I need to prioritize my health (Saya perlu mengutamakan kesehatan saya).
Contoh penggunaan dalam konteks organisasi: We must prioritize the most urgent tasks (Kita harus memprioritaskan tugas-tugas yang paling mendesak).
Konteks Gramatikal
Dalam bahasa Inggris, prioritize adalah kata kerja transitif, yang berarti ia memerlukan objek langsung. Dalam struktur kalimat bahasa Indonesia, kata ini dapat digunakan secara fleksibel baik sebagai kata kerja aktif maupun dalam bentuk pasif tergantung pada fokus kalimatnya.
Meanings
Memperlakukan sesuatu sebagai hal yang lebih penting daripada hal-hal lainnya
The manager needs to prioritize the most urgent tasks first.
Manajer perlu memprioritaskan tugas-tugas yang paling mendesak terlebih dahulu.
Menetapkan satu tugas atau tujuan sebagai hal yang lebih penting daripada tugas atau tujuan spesifik lainnya
The company decided to prioritize long-term growth over short-term profits.
Perusahaan memutuskan untuk mengutamakan pertumbuhan jangka panjang daripada keuntungan jangka pendek.