plummet
Kata plummet digunakan untuk menggambarkan penurunan yang sangat drastis, cepat, dan tajam. Secara harfiah, kata ini merujuk pada benda yang jatuh tegak lurus ke bawah dengan kecepatan tinggi, seperti batu yang dijatuhkan ke dalam sumur. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata ini jauh lebih sering digunakan secara metaforis untuk menggambarkan angka, nilai, atau suhu yang turun secara tiba-tiba.
Nuansa Penggunaan
Berbeda dengan kata decrease atau decline yang bersifat netral dan bisa menggambarkan penurunan secara perlahan, plummet membawa konotasi kepanikan, kejutan, atau kegagalan yang fatal. Jika Anda menggunakan plummet, Anda menekankan bahwa penurunan tersebut terjadi dalam waktu yang sangat singkat dan jumlahnya sangat besar.
decrease: Penurunan umum (bisa lambat atau cepat).
decline: Penurunan yang cenderung bertahap atau menurun secara kualitas.
plummet: Penurunan ekstrem dan instan (seperti terjun bebas).
Konteks Penerapan
Kata ini sangat umum ditemukan dalam berita ekonomi, laporan cuaca, atau analisis statistik. Misalnya, ketika harga saham jatuh secara tiba-tiba karena krisis ekonomi, atau suhu udara turun drastis saat badai salju datang.
Benar: The temperature plummeted overnight (Suhu anjlok dalam semalam).
Kurang Tepat: My weight plummeted by one kilogram (Berat badan saya turun satu kilogram) — penggunaan plummet di sini terlalu berlebihan karena penurunan satu kilogram tidak dianggap sebagai penurunan ekstrem.
Secara tata bahasa, plummet adalah kata kerja intransitif, yang berarti kata ini tidak memerlukan objek langsung setelahnya. Fokus utamanya adalah pada aksi penurunan itu sendiri.
Meanings
Jatuh atau merosot lurus ke bawah dengan kecepatan yang sangat tinggi
"The stone plummeted into the depths of the canyon."
Batu itu terjun bebas ke kedalaman ngarai.
Menurun secara cepat dan signifikan dalam nilai, jumlah, atau intensitas
"Share prices plummeted following the news of the company's bankruptcy."
Harga saham anjlok menyusul berita kebangkrutan perusahaan tersebut.