nurture
/ˈnɜːɹ.tʃəɹ/
Kata nurture memiliki nuansa yang lebih dalam daripada sekadar merawat. Kata ini menekankan pada proses pemberian dukungan, kasih sayang, dan perhatian yang konsisten untuk membantu seseorang atau sesuatu mencapai potensi maksimalnya. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai membina atau pengasuhan, yang menyiratkan adanya investasi emosional dan waktu dalam jangka panjang.
Berbeda dengan care for yang bisa berarti sekadar memberikan perawatan fisik atau bantuan dasar, nurture lebih berfokus pada pertumbuhan intelektual, emosional, atau spiritual. Misalnya, saat kita berbicara tentang membina bakat, kita tidak hanya menjaga bakat tersebut agar tidak hilang, tetapi secara aktif mendorongnya agar berkembang lebih jauh.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
nurture vs raise: Kata raise biasanya digunakan untuk merujuk pada tindakan membesarkan anak secara fisik (memberi makan, pakaian, tempat tinggal), sedangkan nurture lebih menekankan pada aspek psikologis dan pengembangan karakter. Seseorang bisa saja membesarkan (raise) seorang anak tanpa benar-benar membina (nurture) potensi mental atau emosional anak tersebut.
nurture vs cultivate: Meskipun keduanya bisa berarti membina, cultivate sering kali digunakan dalam konteks yang lebih teknis atau terencana, seperti membina hubungan bisnis atau mengolah tanah. Sementara itu, nurture membawa rasa kehangatan dan kasih sayang yang lebih kuat.
Konteks Penggunaan dan Jebakan Terjemahan
Dalam bahasa Indonesia, hindari menerjemahkan nurture hanya sebagai "merawat" jika konteksnya adalah pengembangan kemampuan. Menggunakan kata "membina" akan jauh lebih akurat untuk menggambarkan proses pengembangan bakat atau karakter.
Benar: nurture a talent (membina bakat)
Kurang Tepat: care for a talent (merawat bakat — terdengar seperti menjaga benda fisik)
Secara tata bahasa, nurture dapat berfungsi sebagai kata kerja (membina) maupun kata benda (pengasuhan). Sebagai kata benda, istilah ini sering muncul dalam debat klasik nature vs nurture, yang dalam bahasa Indonesia merujuk pada perdebatan antara faktor bawaan lahir (genetik) melawan faktor pengasuhan (lingkungan).
Contoh penggunaan kata kerja: The mentor sought to nurture the student's curiosity (Mentor tersebut berusaha membina rasa ingin tahu siswa itu).
Contoh penggunaan kata benda: The importance of a supportive nurture environment (Pentingnya lingkungan pengasuhan yang mendukung).
Countable when referring to a specific act or method of care (a nurture). Uncountable when referring to the general environmental influence on a person's development.
Meanings
Merawat dan mendorong pertumbuhan atau perkembangan seseorang atau sesuatu
The teacher worked hard to nurture the students' creative talents.
Guru itu bekerja keras untuk membina bakat kreatif para siswa.
Proses merawat dan mendorong pertumbuhan atau perkembangan seseorang atau sesuatu
The child flourished under the nurture of a loving family.
Anak itu berkembang pesat di bawah pengasuhan keluarga yang penuh kasih sayang.