inventory
/ɪnˈvɛn.tə.ɹi/
Kata ini membangkitkan kesan keteraturan, kuantifikasi, dan kendali atas aset fisik. Maknanya bergeser antara tindakan mencatat (proses) dan stok barang itu sendiri (substansi).
Dalam konteks bisnis, kata ini memiliki nada netral hingga klinis, yang sering dikaitkan dengan logistik, akuntansi, dan manajemen rantai pasokan. Meskipun kata stok lebih umum digunakan dalam percakapan ritel sehari-hari, inventory terasa lebih formal dan menyeluruh.
Saat digunakan sebagai kata kerja, kata ini menyiratkan upaya yang teliti dan menyeluruh untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan. Hal ini menunjukkan pendekatan yang sistematis daripada sekadar pemeriksaan sekilas.
Countable when referring to the physical document or list itself ('The manager printed three copies of the inventory'). Uncountable when referring to the total mass of stock held by a business ('We are carrying too much inventory this quarter').
Meanings
Daftar lengkap barang-barang seperti properti, barang stok, atau isi dari sebuah bangunan
"The store manager is conducting a full inventory of the warehouse before the holiday sale."
Manajer toko sedang melakukan inventarisasi penuh terhadap gudang sebelum obral hari raya.
Jumlah barang atau material yang tersedia untuk dijual atau didistribusikan
"Low inventory levels have led to several popular items being out of stock."
Tingkat stok yang rendah menyebabkan beberapa barang populer menjadi habis.
Membuat daftar lengkap barang-barang yang ada di tempat tertentu
"The insurance agent spent the afternoon inventorying every piece of jewelry in the safe."
Agen asuransi menghabiskan waktu sore itu untuk menginventarisasi setiap perhiasan di dalam brankas.