forest
/ˈfɒɹɪst/
Kata forest membangkitkan kesan kedalaman dan skala yang luas. Berbeda dengan grove (yang berukuran kecil) atau wood (yang terasa lebih terkelola atau terbuka), forest merujuk pada ekosistem luas yang sering kali liar, di mana kanopi pohon menciptakan lingkungan internalnya sendiri.
Dalam konteks sastra atau psikologis, kata ini sering melambangkan misteri, bahaya, atau alam bawah sadar—sebuah tempat di mana seseorang bisa tersesat. Kata ini membawa kesan keabadian dan kekuatan alam.
Saat digunakan sebagai kata kerja, istilah ini bersifat teknis dan administratif. Kata tersebut menggambarkan tindakan rekayasa lingkungan yang disengaja, bukan proses pertumbuhan alami, dan biasanya dikaitkan dengan konservasi atau pengelolaan lahan.
Countable when referring to a specific wooded area (a pine forest). Uncountable when referring to the general biome or type of terrain.
Meanings
Area tanah luas yang ditutupi oleh pepohonan dan semak belukar
"The hikers got lost in the dense pine forest."
Para pendaki tersesat di hutan pinus yang lebat.
Menanam sejumlah pohon di suatu area tanah
"The government plans to forest the degraded slopes to prevent erosion."
Pemerintah berencana menghutankan lereng yang terdegradasi untuk mencegah erosi.