feudalism
feudalism merujuk pada sistem struktur sosial dan politik yang sangat hierarkis. Dalam konteks sejarah, kata ini menggambarkan tatanan masyarakat Eropa abad pertengahan di mana kepemilikan tanah menjadi pusat kekuasaan. Hubungan antara tuan tanah dan penggarap tanah didasarkan pada pertukaran jasa: tuan tanah memberikan perlindungan dan lahan, sementara penggarap memberikan tenaga kerja atau loyalitas militer.
Nuansa Penggunaan Modern
Dalam penggunaan bahasa Inggris modern, feudalism sering digunakan secara metaforis untuk mengkritik sistem organisasi yang dianggap terlalu kaku, tidak demokratis, atau ketinggalan zaman. Ketika seseorang menyebut sebuah perusahaan memiliki struktur feudal, mereka tidak berarti perusahaan tersebut memiliki petani dan ksatria, melainkan bahwa ada ketergantungan yang tidak sehat antara bawahan dan atasan, di mana kekuasaan terpusat pada satu orang secara absolut.
Konteks Sejarah: The decline of feudalism led to the rise of the merchant class. (Runtuhnya feodalisme menyebabkan munculnya kelas pedagang.)
Konteks Metaforis: The corporate culture felt like a form of modern feudalism. (Budaya perusahaan tersebut terasa seperti bentuk feodalisme modern.)
Perbedaan Konseptual
Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan antara feudalism sebagai sistem politik sejarah yang spesifik dengan istilah "feodal" yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Indonesia untuk menggambarkan perilaku yang merasa memiliki status sosial lebih tinggi atau suka dilayani. Dalam bahasa Inggris, feudalism lebih menekankan pada struktur sistemik dan hukum kepemilikan tanah daripada sekadar sikap mental atau perilaku individu.
Meanings
Sistem sosial dan politik Eropa abad pertengahan di mana orang-orang menggarap tanah milik tuan tanah sebagai imbalan atas perlindungan dan hak-hak tertentu
"The collapse of feudalism led to the rise of a merchant class and the growth of cities."
Runtuhnya feodalisme menyebabkan munculnya kelas pedagang dan pertumbuhan kota-kota.
Sistem pemerintahan atau organisasi sosial yang ditandai oleh struktur hierarki loyalitas dan kewajiban, sering digunakan secara peyoratif untuk menggambarkan dinamika kekuasaan yang kaku atau ketinggalan zaman
"The company's internal culture was a form of corporate feudalism, where a few executives held absolute power over the staff."
Budaya internal perusahaan tersebut merupakan bentuk feodalisme korporat, di mana beberapa eksekutif memegang kekuasaan absolut atas staf.