D
Dicread
HomeDictionaryFfate

fate

takdir / nasib / menentukan
Transitive Verb[C/U] Both
pl: fatespast: fatedpp: fateding: fating

Kata fate sering kali diterjemahkan sebagai "takdir" atau "nasib" dalam bahasa Indonesia, namun memiliki nuansa yang lebih berat dan terkadang lebih gelap dibandingkan kata destiny. Secara semantik, fate cenderung merujuk pada kekuatan luar biasa yang tidak dapat dihindari dan sering kali membawa hasil yang tragis atau tidak menyenangkan. Jika destiny sering dikaitkan dengan tujuan hidup yang positif atau masa depan yang gemilang, fate lebih menekankan pada ketidakberdayaan manusia di hadapan garis hidup yang sudah ditentukan. Nuansa Penggunaan dan Perbandingan Perbedaan utama antara fate dan destiny terletak pada konotasinya. Fate sering digunakan untuk menggambarkan akhir yang buruk atau kematian, sementara destiny lebih bersifat aspirasional. Sebagai contoh, frasa a cruel fate (nasib yang kejam) sangat umum, tetapi jarang sekali orang menggunakan a cruel destiny. fate: Menekankan pada keniscayaan yang tidak bisa diubah, sering kali bersifat negatif atau netral. Contoh: It was their fate to be separated (Sudah nasib mereka untuk terpisah). destiny: Menekankan pada potensi masa depan atau panggilan hidup. Contoh: She felt it was her destiny to lead the company (Dia merasa sudah takdirnya untuk memimpin perusahaan tersebut). Konteks sebagai Kata Kerja Ketika digunakan sebagai kata kerja (to destine atau dalam bentuk pasif be fated to), kata ini menunjukkan bahwa sesuatu telah ditetapkan untuk terjadi sejak awal. Dalam bahasa Indonesia, ini bisa diterjemahkan sebagai "ditakdirkan". Benar: They were fated to meet again (Mereka ditakdirkan untuk bertemu kembali). Salah: Menggunakan fate untuk hal-hal kecil yang bersifat kebetulan (coincidence). Jika sesuatu terjadi secara tidak sengaja tanpa ada unsur "garis hidup", gunakanlah kata chance atau accident. Catatan Tata Bahasa Dalam bentuk kata benda, fate adalah uncountable noun (kata benda tidak dapat dihitung) ketika merujuk pada konsep takdir secara umum. Namun, ia bisa menjadi countable noun ketika merujuk pada hasil akhir spesifik dari seseorang atau sesuatu, seperti dalam frasa a terrible fate (nasib yang mengerikan).

Uncountable when referring to the cosmic force of destiny that governs the universe ('Fate is a cruel mistress'). Countable when referring to the specific end or final outcome for an individual ('The sailors met a tragic fate'.)

Meanings

Nountakdir

Perkembangan peristiwa di luar kendali seseorang, yang dianggap ditentukan oleh kekuatan supernatural

"He believed it was his fate to become a teacher."

Dia percaya bahwa sudah takdirnya untuk menjadi seorang guru.

Nounnasib

Hasil akhir atau akhir dari sesuatu, sering digunakan dalam konteks kematian atau kehancuran

"The captain stayed with his ship and shared the fate of his crew."

Kapten itu tetap bersama kapalnya dan berbagi nasib yang sama dengan awak kapalnya.

Transitive Verbmenentukan

Menentukan seseorang atau sesuatu untuk mencapai hasil tertentu

"The poor design fated the project to fail from the start."

Desain yang buruk menentukan kegagalan proyek tersebut sejak awal.

Related Words

Last Updated: June 8, 2026Report an Error