exhale
Kata exhale secara harfiah merujuk pada tindakan biologis mengeluarkan udara dari paru-paru. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "mengembuskan napas". Kata ini merupakan lawan kata langsung dari inhale (menghirup napas).
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Selain makna fisik, exhale sering digunakan untuk menggambarkan pelepasan emosi atau gas secara umum. Ketika seseorang merasa lega atau stres, mereka mungkin melakukan "desahan" yang dalam, yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai exhale a sigh of relief. Dalam konteks teknis atau industri, exhale bisa merujuk pada mesin atau ventilasi yang mengeluarkan uap atau gas ke lingkungan luar.
Perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Indonesia, kita sering menggunakan kata "mengeluarkan" untuk berbagai hal. Namun, dalam bahasa Inggris, exhale sangat spesifik untuk udara atau gas yang keluar melalui saluran pernapasan atau lubang pembuangan. Jangan tertukar dengan emit, yang lebih umum digunakan untuk pancaran cahaya, panas, atau polusi skala besar.
Benar: exhale slowly (mengembuskan napas perlahan)
Salah: exhale a smell (untuk aroma yang tercium dari benda, lebih tepat menggunakan emit atau give off)
Karakteristik Gramatikal
Kata ini berfungsi sebagai kata kerja transitif maupun intransitif. Sebagai kata kerja intransitif, ia tidak memerlukan objek (contoh: "He exhaled deeply"). Sebagai kata kerja transitif, ia diikuti oleh objek yang dikeluarkan, seperti udara atau desahan (contoh: "She exhaled a cloud of vapor").
Meanings
Mengeluarkan udara dari paru-paru
"Take a deep breath and exhale slowly."
Tarik napas dalam-dalam dan embuskan perlahan.
Mengembuskan gas, uap, atau aroma tertentu
"The vents exhale a steady stream of steam into the cold air."
Ventilasi tersebut mengeluarkan aliran uap yang stabil ke udara dingin.
Melepaskan atau memancarkan perasaan atau kualitas melalui desahan atau napas
"She exhaled a sigh of relief after the exam ended."
Dia melepaskan desahan lega setelah ujian berakhir.