consignment
Kata consignment memiliki nuansa yang berbeda tergantung pada konteks bisnis atau logistik. Dalam konteks logistik umum, kata ini merujuk pada barang yang dikirimkan dalam satu paket atau pengiriman besar. Namun, dalam konteks perdagangan, consignment merujuk pada model bisnis khusus di mana pemilik barang menitipkan produknya kepada pihak ketiga (penjual) untuk dijualkan.
Nuansa Perdagangan dan Logistik
Perbedaan utama yang perlu diperhatikan oleh pembelajar bahasa Inggris adalah antara consignment dan shipment. Meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai "pengiriman", shipment lebih menekankan pada proses fisik pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lain. Sementara itu, consignment lebih menekankan pada status kepemilikan atau pengaturan kontrak pengiriman barang tersebut.
Dalam sistem konsinyasi, risiko tetap berada di tangan pengirim (konsinyor) hingga barang tersebut terjual oleh penerima (konsinyi). Hal ini berbeda dengan penjualan grosir biasa di mana kepemilikan berpindah segera setelah barang dibayar oleh pengecer.
Contoh Penggunaan
Konteks Logistik: The first consignment of vaccines arrived yesterday (Kiriman vaksin pertama tiba kemarin).
Konteks Bisnis: The shop sells the jewelry on consignment (Toko tersebut menjual perhiasan dengan sistem konsinyasi/titip jual).
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sehingga dapat digunakan dalam bentuk jamak consignments ketika merujuk pada beberapa kali pengiriman atau beberapa kontrak titip jual yang berbeda.
Meanings
Sekelompok barang yang dikirim kepada penerima, sering kali untuk dijual atau didistribusikan
The warehouse received a large consignment of electronics from Japan.
Gudang tersebut menerima kiriman barang elektronik dalam jumlah besar dari Jepang.
Tindakan atau proses menyerahkan barang kepada pengangkut atau agen untuk transportasi atau penjualan
The consignment of the raw materials was delayed by the storm.
Pengiriman bahan baku tertunda karena badai.
Pengaturan komersial di mana penjual menyerahkan barang kepada pihak ketiga yang menjualnya dan membayar penjual hanya setelah barang tersebut terjual
The boutique operates on a consignment basis to reduce inventory risk.
Butik tersebut beroperasi dengan sistem konsinyasi untuk mengurangi risiko inventaris.