codicil
codicil adalah istilah hukum yang sangat spesifik dan merujuk pada dokumen tambahan yang digunakan untuk memodifikasi surat wasiat yang sudah ada. Perlu dipahami bahwa codicil tidak menggantikan surat wasiat asli secara keseluruhan, melainkan berfungsi sebagai lampiran atau suplemen yang mengubah bagian tertentu, menambahkan ketentuan baru, atau mencabut poin tertentu dari dokumen utama.
Dalam bahasa Indonesia, istilah ini diterjemahkan sebagai kodisil. Penting bagi pembelajar untuk membedakan antara codicil dengan pembuatan surat wasiat baru. Jika seseorang menulis ulang seluruh surat wasiatnya, maka dokumen lama biasanya dianggap batal, tetapi jika menggunakan codicil, dokumen asli tetap berlaku kecuali pada bagian yang secara eksplisit diubah oleh kodisil tersebut.
Nuansa Penggunaan dan Konteks Hukum
Kata ini hampir secara eksklusif digunakan dalam konteks hukum waris dan administrasi legal. Penggunaan codicil biasanya dipilih ketika perubahan yang diperlukan bersifat minor, sehingga tidak efisien jika harus menyusun ulang seluruh dokumen wasiat yang panjang dan kompleks.
Contoh penggunaan yang tepat: The lawyer drafted a codicil to the will (Pengacara itu menyusun kodisil untuk surat wasiat tersebut).
Contoh penggunaan yang kurang tepat: Menggunakan codicil untuk merujuk pada kontrak bisnis atau perjanjian kerja, karena istilah ini khusus untuk surat wasiat.
Perbandingan dengan Istilah Terkait
Sering terjadi kerancuan antara codicil dengan amendment. Meskipun keduanya berarti "perubahan", amendment adalah istilah umum yang bisa digunakan untuk kontrak, undang-undang, atau perjanjian apa pun. Sementara itu, codicil hanya digunakan khusus untuk surat wasiat.
amendment: Perubahan umum pada dokumen legal apa pun.
codicil: Perubahan spesifik hanya untuk surat wasiat.
Secara tata bahasa, codicil adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sehingga dapat digunakan dalam bentuk tunggal maupun jamak (codicils).
Meanings
Dokumen hukum yang mengubah, menjelaskan, atau menambahkan surat wasiat yang telah dibuat sebelumnya tanpa mengganti seluruh dokumen asli
The lawyer drafted a codicil to the will to include the newly born grandchild.
Pengacara itu menyusun kodisil untuk surat wasiat tersebut guna memasukkan cucu yang baru lahir.