coarse
/kɔːs/
Pada intinya, coarse menggambarkan kurangnya kehalusan, baik secara fisik maupun perilaku. Gambaran dasarnya adalah kekasaran—bayangkan kertas amplas atau wol mentah yang belum dipintal. Kata ini menunjukkan tidak adanya kelembutan atau kehalusan.
Secara fisik, kata ini merujuk pada tekstur yang berbutir, tebal, atau kasar. Berbeda dengan rough, yang dapat berarti tidak rata (seperti jalan yang bergelombang), coarse secara khusus menyiratkan bahwa komposisi bahan itu sendiri terdiri dari partikel atau serat yang besar.
Secara sosial dan perilaku, kata ini membawa konotasi negatif yang kuat. Kata ini menggambarkan bahasa atau tata krama yang kasar, vulgar, atau kurang beradab. Dalam konteks ini, hal tersebut lebih berkaitan dengan kurangnya polesan sosial daripada agresi aktif; terdapat perbedaan antara menjadi rude (sengaja tidak sopan) dan coarse (tidak halus/kasar).
Kata ini umumnya digunakan dalam konteks deskriptif yang objektif untuk bahan-bahan, namun menjadi bersifat menghakimi ketika diterapkan pada orang atau cara bicara mereka.
Meanings
Memiliki tekstur yang kasar atau tidak halus
"The coarse sand rubbed against my skin."
Pasir yang kasar itu menggesek kulitku.
Kurang halus, tidak sopan, atau tidak memiliki tata krama
"He made a coarse joke that offended several guests."
Dia melontarkan lelucon kasar yang menyinggung beberapa tamu.
Terdiri dari butiran-butiran besar
"The chef used coarse salt for the crust of the bread."
Koki itu menggunakan garam kasar untuk kulit roti.