citric
/ˈsɪtɹɪk/
Kata citric adalah istilah teknis yang digunakan untuk mendeskripsikan segala sesuatu yang berkaitan dengan buah sitrus, seperti lemon, jeruk nipis, atau jeruk manis. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini paling sering muncul dalam konteks kimia atau kuliner, terutama saat merujuk pada citric acid (asam sitrat), yaitu senyawa organik yang memberikan rasa asam tajam pada buah-buahan tersebut.
Berbeda dengan kata citrus yang biasanya berfungsi sebagai kata benda untuk menyebut kelompok buahnya atau kata sifat umum untuk rasa/aroma, citric lebih spesifik merujuk pada sifat kimiawi atau komponen penyusun dari buah tersebut. Sebagai contoh, Anda akan menggunakan citrus fruit untuk menyebut buah jeruk, tetapi menggunakan citric acid untuk menyebut zat asam yang terkandung di dalamnya.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Terkait
Dalam bahasa Indonesia, kedua kata ini sering kali diterjemahkan menjadi "sitrus" atau "jeruk", namun dalam bahasa Inggris terdapat perbedaan fungsi yang jelas:
citrus: Digunakan untuk mengidentifikasi jenis tanaman, buah, atau aroma secara umum. Contoh: citrus scent (aroma sitrus).
citric: Digunakan untuk konteks ilmiah, medis, atau kimia. Contoh: citric cycle (siklus sitrat dalam biologi) atau citric acid (asam sitrat).
Kekeliruan Umum dalam Penerjemahan
Pengguna bahasa Indonesia sering kali tertukar dalam menggunakan kedua istilah ini karena dalam bahasa Indonesia kita cenderung menggunakan satu kata "sitrus" untuk semua konteks. Penting untuk diingat bahwa citric hampir selalu berpasangan dengan istilah teknis.
❌ Salah: citric fruit (Tidak alami, gunakan citrus fruit)
✅ Benar: citric acid (Asam sitrat)
Secara tata bahasa, citric adalah kata sifat (adjective) yang tidak memiliki bentuk jamak dan selalu mendahului kata benda yang dimodifikasinya.
Meanings
Berhubungan dengan, berkaitan dengan, atau berasal dari buah sitrus
The chef added a citric zest to the sauce to brighten the flavor.
Koki itu menambahkan parutan kulit jeruk ke dalam saus untuk menyegarkan rasanya.