capsize
Kata capsize memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu terbaliknya sebuah kapal atau perahu di air. Berbeda dengan kata flip atau overturn yang bisa digunakan untuk benda apa pun (seperti mobil atau meja), capsize hampir secara eksklusif digunakan dalam konteks maritim. Kata ini menggambarkan situasi di mana bagian atas kapal menjadi bagian bawah, sehingga kapal tersebut tidak lagi stabil dan biasanya tenggelam atau terombang-ambing terbalik.
Nuansa Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, kita sering menggunakan kata "terbalik" untuk berbagai situasi. Namun, dalam bahasa Inggris, penggunaan capsize memberikan gambaran visual yang jelas tentang kegagalan stabilitas sebuah kendaraan air. Kata ini bisa berfungsi sebagai kata kerja transitif (menyebabkan terbalik) maupun intransitif (terbalik dengan sendirinya).
Contoh penggunaan tepat: The boat capsized in the storm (Perahu itu terbalik saat badai).
Contoh penggunaan tidak tepat: The car capsized (Salah, seharusnya menggunakan flipped atau overturned karena mobil bukan kendaraan air).
Perbedaan dengan Istilah Serupa
Penting untuk membedakan capsize dengan sink. Sink berarti tenggelam ke dasar air, sedangkan capsize berarti terbalik. Sebuah kapal bisa saja capsize (terbalik) tetapi tetap mengapung di permukaan, atau bisa juga capsize lalu kemudian sink (tenggelam).
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata kerja teratur, sehingga bentuk lampau dan partisipnya adalah capsized.
Meanings
Terbalik di dalam air, biasanya merujuk pada perahu atau kapal
The small sailboat capsized in the sudden gust of wind.
Perahu layar kecil itu terbalik karena hembusan angin yang tiba-tiba.
Menyebabkan perahu atau kapal lain terbalik di dalam air
A massive wave capsized the fishing boat instantly.
Gelombang besar seketika membalikkan perahu nelayan tersebut.