blameworthy
Kata blameworthy digunakan untuk menggambarkan seseorang atau suatu tindakan yang secara moral atau hukum layak menerima kecaman karena telah melakukan kesalahan. Kata ini membawa konotasi penilaian moral yang kuat, di mana ada keyakinan bahwa pelaku memiliki tanggung jawab penuh atas kegagalan atau kesalahan yang terjadi.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Dalam bahasa Indonesia, blameworthy paling tepat diterjemahkan sebagai "patut dicela". Penting untuk membedakannya dengan kata guilty (bersalah). Sementara guilty sering kali merujuk pada status hukum atau fakta bahwa seseorang telah melakukan pelanggaran, blameworthy lebih menekankan pada aspek kelayakan untuk dikritik atau dikutuk secara moral. Seseorang bisa saja merasa guilty (merasa bersalah) meskipun tindakannya tidak sepenuhnya blameworthy (patut dicela), misalnya jika kesalahan terjadi karena ketidaksengajaan yang ekstrem.
Perbedaan lain terdapat pada kata culpable. Meskipun keduanya sering digunakan secara bergantian, culpable cenderung lebih sering muncul dalam konteks hukum atau formal untuk menunjukkan tanggung jawab atas suatu kejahatan, sedangkan blameworthy lebih umum digunakan dalam diskusi etika dan moralitas sehari-hari.
Konteks Penggunaan dan Contoh
Kata ini biasanya digunakan untuk mengkritik kelalaian, pengabaian tanggung jawab, atau keputusan yang buruk yang seharusnya bisa dihindari.
Benar: His negligence in the matter was truly blameworthy. (Kelalaiannya dalam masalah tersebut benar-benar patut dicela.)
Salah: Menggunakan blameworthy untuk kecelakaan murni yang tidak melibatkan kelalaian manusia, seperti bencana alam.
Catatan Tata BahasaBlameworthy adalah kata sifat (adjective) yang tidak memiliki bentuk komparatif atau superlatif yang umum (seperti more blameworthy atau most blameworthy), meskipun secara teknis memungkinkan. Biasanya, kata ini digunakan sebagai predikat setelah kata kerja penghubung seperti be atau seem.
Meanings
Layak menerima kecaman atau pengutukan atas suatu kesalahan atau perbuatan salah
His negligence in the matter was utterly blameworthy.
Kelalaiannya dalam masalah tersebut benar-benar patut dicela.