arbitrary
Kata arbitrary memiliki dua nuansa makna yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai "acak" atau "sewenang-wenang". Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan apakah kata ini digunakan dalam konteks teknis/logika atau dalam konteks kekuasaan/hukum.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Dalam konteks netral atau teknis, arbitrary berarti sesuatu yang dipilih tanpa rencana, sistem, atau alasan yang jelas. Ini merujuk pada pilihan yang bersifat acak. Misalnya, jika Anda memilih angka dari satu sampai sepuluh tanpa kriteria tertentu, pilihan tersebut adalah arbitrary. Dalam hal ini, kata ini sering dibandingkan dengan random. Perbedaannya adalah random biasanya merujuk pada proses statistik yang murni acak, sedangkan arbitrary lebih menekankan pada ketiadaan alasan logis di balik sebuah keputusan.
Benar: An arbitrary choice (Pilihan acak)
Benar: An arbitrary decision (Keputusan acak)
Di sisi lain, dalam konteks sosial, politik, atau hukum, arbitrary membawa konotasi negatif yang berarti "sewenang-wenang". Ini menggambarkan penggunaan kekuasaan yang tidak adil, tidak konsisten, dan mengabaikan hukum atau aturan yang berlaku. Dalam konteks ini, arbitrary bukan lagi tentang "acak", melainkan tentang penyalahgunaan wewenang.
Benar: Arbitrary arrest (Penangkapan sewenang-wenang)
Benar: Arbitrary rule (Aturan sewenang-wenang)
Perbandingan dengan Kata Serupa
Sering terjadi kekeliruan dalam membedakan arbitrary dengan capricious. Meskipun keduanya bisa berarti berubah-ubah, capricious lebih menekankan pada perubahan suasana hati atau keinginan yang tiba-tiba dan tidak terduga (impulsif), sementara arbitrary lebih menekankan pada ketiadaan standar atau dasar hukum yang objektif.
Catatan Tata Bahasa
Kata ini berfungsi sebagai kata sifat (adjective). Bentuk adverbia-nya adalah arbitrarily, yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan, baik secara acak maupun secara sewenang-wenang.
Meanings
Berdasarkan pilihan acak atau keinginan pribadi daripada alasan atau sistem tertentu
The decision to pick the winner was completely arbitrary.
Keputusan untuk memilih pemenangnya benar-benar acak.
Menggunakan kekuasaan atau otoritas pribadi yang tidak terbatas tanpa mengindahkan hukum
The dictator made arbitrary arrests of political opponents.
Diktator itu melakukan penangkapan sewenang-wenang terhadap lawan politiknya.