allosteric
allosteric adalah istilah teknis dalam biokimia yang merujuk pada mekanisme pengaturan protein atau enzim. Secara harfiah, istilah ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti "situs lain". Nuansa utamanya adalah adanya pemisahan antara tempat reaksi kimia terjadi (situs aktif) dan tempat molekul pengatur menempel (situs alosterik). Ketika sebuah molekul efektor berikatan dengan situs alosterik, hal ini menyebabkan perubahan bentuk fisik pada protein tersebut, yang kemudian meningkatkan atau menurunkan aktivitas situs aktifnya.
Perbedaan dengan Inhibisi Kompetitif
Sangat penting bagi pembelajar untuk membedakan antara allosteric (alosterik) dan competitive (kompetitif). Dalam inhibisi kompetitif, molekul penghambat bersaing secara langsung untuk menempati situs aktif yang sama dengan substrat. Sebaliknya, dalam regulasi allosteric, molekul pengatur tidak bersaing untuk situs aktif; ia bekerja dari "pintu belakang" atau lokasi yang berbeda untuk mengubah fungsi protein tersebut.
Contoh penggunaan benar: allosteric inhibitor (penghambat alosterik) digunakan untuk menggambarkan molekul yang menghentikan kerja enzim dengan menempel pada situs selain situs aktif.
Contoh penggunaan salah: Menggunakan allosteric untuk menggambarkan molekul yang memblokir situs aktif secara langsung.
Konteks Penggunaan dalam Bahasa Indonesia
Dalam literatur ilmiah bahasa Indonesia, kata ini diserap menjadi "alosterik". Tidak ada risiko salah kaprah atau kata serapan dengan makna berbeda (false friends) dalam konteks ini, karena istilah ini sangat spesifik untuk bidang biologi molekuler dan biokimia. Penggunaannya selalu bersifat formal dan teknis.
Secara tata bahasa, allosteric berfungsi sebagai kata sifat yang memodifikasi kata benda seperti enzyme (enzim), protein (protein), atau regulation (regulasi). Dalam bahasa Indonesia, kata "alosterik" diletakkan setelah kata benda yang diterangkannya, mengikuti hukum DM (Diterangkan-Menerangkan).
Meanings
Berkaitan dengan regulasi enzim atau protein melalui pengikatan molekul efektor pada situs selain situs aktif
The allosteric inhibitor prevents the enzyme from binding to its substrate.
Penghambat alosterik mencegah enzim mengikat substratnya.