utopian
Kata utopian digunakan untuk menggambarkan visi, rencana, atau seseorang yang mengejar kesempurnaan absolut dalam masyarakat atau sistem sosial. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "utopis". Nuansa utama dari kata ini adalah adanya kontradiksi antara cita-cita yang sangat mulia dengan kenyataan yang mustahil untuk dicapai.
Nuansa Makna dan Konotasi
Berbeda dengan kata idealistic yang cenderung memiliki konotasi positif atau netral (menunjukkan keinginan untuk mencapai standar tinggi), utopian sering kali membawa konotasi negatif atau skeptis. Ketika seseorang menyebut sebuah rencana sebagai utopian, mereka biasanya menyiratkan bahwa rencana tersebut tidak praktis, naif, atau mengabaikan sifat dasar manusia dan batasan dunia nyata.
idealistic: Berfokus pada standar tinggi yang mungkin masih bisa diupayakan.
utopian: Berfokus pada kesempurnaan total yang dianggap mustahil atau tidak realistis.
Konteks Penggunaan
Kata ini dapat berfungsi sebagai kata sifat untuk menggambarkan ide atau sistem, serta sebagai kata benda untuk merujuk pada orang yang memegang keyakinan tersebut. Dalam konteks politik atau sosiologi, utopian sering dikontraskan dengan pendekatan yang pragmatis atau realistis.
Contoh penggunaan tepat: A utopian vision of a world without poverty (Visi utopis tentang dunia tanpa kemiskinan).
Contoh penggunaan yang kurang tepat: Menggunakan utopian untuk menggambarkan target pribadi yang ambisius namun mungkin dicapai, seperti "ingin menjadi juara kelas". Untuk konteks ini, lebih tepat menggunakan ambitious atau idealistic.
Catatan Tata Bahasa
Dalam bahasa Inggris, utopian dapat berperan sebagai adjektiva (kata sifat) maupun nomina (kata benda). Saat menjadi kata benda, ia merujuk pada individu yang percaya pada utopia.
Meanings
Mencontoh atau bertujuan untuk mencapai keadaan kesempurnaan ideal yang biasanya dianggap tidak realistis atau mustahil untuk dicapai