foster
Kata foster memiliki dua nuansa utama yang sangat berbeda, yaitu dalam konteks pengembangan ide/perasaan dan dalam konteks pengasuhan anak. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan kapan kata ini digunakan sebagai metafora pertumbuhan dan kapan digunakan dalam konteks hukum atau sosial.
Nuansa Pengembangan dan Pertumbuhan
Dalam konteks abstrak, foster berarti mendorong, memupuk, atau menumbuhkan sesuatu agar berkembang lebih kuat. Kata ini sering digunakan untuk hal-hal positif seperti kreativitas, rasa percaya diri, atau hubungan antarmanusia. Berbeda dengan grow yang lebih bersifat alami atau fisik, foster menyiratkan adanya upaya aktif dan sengaja untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan tersebut.
Contoh: foster a sense of community (menumbuhkan rasa kebersamaan).
Contoh: foster innovation (mendorong inovasi).
Nuansa Pengasuhan Anak
Dalam konteks keluarga, foster merujuk pada pengasuhan anak yang bukan anak kandung, namun bukan melalui proses adopsi permanen secara hukum. Di Indonesia, konsep ini mirip dengan menjadi orang tua asuh. Perlu diperhatikan perbedaan antara foster care (pengasuhan sementara) dan adoption (adopsi permanen). Jika Anda menggunakan kata foster, itu berarti hubungan tersebut bersifat sementara atau berdasarkan penempatan dari lembaga sosial.
foster parents: orang tua asuh.
foster child: anak asuh.
Perbedaan dengan Kata Serupa
Jangan tertukar antara foster dengan nurture. Meskipun keduanya berarti memelihara atau mengasuh, nurture lebih menekankan pada pemberian kasih sayang dan perawatan fisik/emosional secara mendalam untuk membantu seseorang berkembang, sedangkan foster lebih menekankan pada penyediaan sarana atau lingkungan agar sesuatu dapat tumbuh atau berkembang.
Meanings
Mendorong perkembangan atau pertumbuhan suatu perasaan, ide, atau keterampilan
Examples
The company aims to foster a culture of innovation and creativity.
Perusahaan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan budaya inovasi dan kreativitas.
Kita perlu menumbuhkan komunikasi yang lebih baik antara kedua departemen tersebut.
Guru itu mencoba menumbuhkan minat baca pada murid-muridnya.
Aku ingin menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan tempat tinggal kita.
Mereka memutuskan untuk mengasuh seorang anak sambil menunggu proses adopsi.
Dia telah mengasuh banyak anjing selama bertahun-tahun sebelum mencarikan rumah permanen bagi mereka.
Mungkin kita bisa menumbuhkan lingkungan yang lebih inklusif di sini.
Program ini dirancang untuk menumbuhkan keterampilan kepemimpinan pada orang dewasa muda.