whore
/hɔː/
Kata whore memiliki konotasi yang sangat negatif, kasar, dan menghina. Meskipun secara harfiah berarti pelacur, kata ini jarang digunakan dalam konteks deskriptif yang netral atau medis. Sebaliknya, kata ini lebih sering digunakan sebagai ejekan atau serangan verbal untuk merendahkan martabat seseorang, terutama wanita, dengan menyerang moralitas seksual mereka.
Dalam bahasa Inggris, terdapat perbedaan tajam antara whore dan istilah lain seperti prostitute. Sementara prostitute adalah istilah teknis atau formal untuk seseorang yang melakukan aktivitas seksual demi bayaran, whore adalah istilah peyoratif yang mengandung kebencian dan penghinaan. Menggunakan whore dalam percakapan formal atau profesional dianggap sangat tidak sopan dan ofensif.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Selain makna harfiahnya, kata ini sering digunakan secara metaforis untuk menggambarkan seseorang yang "menjual" prinsip, integritas, atau loyalitas mereka demi keuntungan materi atau kekuasaan. Dalam konteks ini, kata tersebut tidak merujuk pada aktivitas seksual, melainkan pada pengkhianatan terhadap nilai-nilai moral demi uang.
Konteks Seksual (Sangat Kasar): She was branded a whore by the villagers. (Dia dicap sebagai pelacur oleh penduduk desa.)
Konteks Metaforis (Korupsi/Integritas): He is a political whore, selling his vote to the highest bidder. (Dia adalah pelacur politik, menjual suaranya kepada penawar tertinggi.)
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan antara whore, prostitute, dan sex worker:
prostitute: Istilah standar yang lebih netral namun tetap memiliki stigma sosial tertentu.
sex worker: Istilah modern dan lebih sopan yang digunakan untuk mengakui aktivitas tersebut sebagai bentuk pekerjaan atau jasa.
whore: Istilah yang murni digunakan untuk menghina atau merendahkan.
Catatan Tata Bahasa
Kata ini berfungsi sebagai kata benda (noun), namun dalam beberapa dialek atau bahasa gaul, terkadang digunakan sebagai kata sifat untuk menggambarkan perilaku yang dianggap tidak bermoral secara seksual. Namun, penggunaan utamanya tetap sebagai kata benda yang sangat ofensif.
Countable when referring to individual people who engage in sex work or are labeled as promiscuous.
Meanings
Seseorang, biasanya seorang wanita, yang melakukan aktivitas seksual untuk mendapatkan bayaran
The historical records described the women of the district as whores.
Catatan sejarah menggambarkan para wanita di distrik tersebut sebagai pelacur.