wary
Kata wary menggambarkan perasaan tidak percaya atau kecurigaan terhadap seseorang atau sesuatu karena adanya potensi bahaya, penipuan, atau risiko. Nuansa utamanya adalah kewaspadaan yang didorong oleh rasa skeptis. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "waspada" atau "berhati-hati", namun dengan penekanan pada rasa tidak yakin atau rasa curiga.
Berbeda dengan careful yang lebih bersifat umum dalam hal ketelitian untuk menghindari kesalahan, wary secara spesifik menyiratkan adanya ancaman atau niat buruk dari pihak lain. Sebagai contoh, jika Anda careful saat membawa gelas kaca, itu berarti Anda teliti agar tidak pecah; namun jika Anda wary terhadap seorang penjual asing, itu berarti Anda curiga bahwa Anda mungkin sedang ditipu.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
wary vs cautious: Meskipun keduanya berarti berhati-hati, cautious lebih merujuk pada perilaku yang terukur dan penuh pertimbangan untuk menghindari risiko secara umum. Sementara itu, wary lebih menekankan pada aspek psikologis berupa kecurigaan atau rasa tidak percaya. Contoh: He is cautious about his investments (Dia berhati-hati dalam investasinya) dibandingkan dengan He is wary of the new partner (Dia waspada/curiga terhadap mitra baru tersebut).
wary vs suspicious: suspicious memiliki konotasi yang lebih kuat dan negatif, di mana seseorang sudah merasa yakin bahwa ada sesuatu yang salah atau ilegal. wary berada pada tingkat yang lebih rendah; Anda belum tentu yakin ada kejahatan, tetapi Anda memilih untuk tetap waspada agar tidak menjadi korban.
Konteks Penggunaan dan Kolokasi
Kata ini hampir selalu diikuti oleh preposisi of. Penggunaannya sering muncul dalam situasi sosial yang melibatkan orang asing atau situasi bisnis yang tidak pasti.
Benar: be wary of (waspada terhadap)
Contoh: Investors are wary of the sudden market shift (Para investor menjadi semakin berhati-hati terhadap volatilitas pasar saham).
Contoh: She was wary of his overly friendly manner (Dia waspada terhadap sikap orang asing yang terlalu ramah itu).
Secara tata bahasa, wary adalah kata sifat (adjective) yang dapat digunakan setelah kata kerja penghubung seperti be, become, atau seem.