tunic
Kata tunic merujuk pada jenis pakaian yang memiliki karakteristik longgar dan panjangnya mencapai pinggul atau lutut. Dalam konteks modern, kata ini sering dikaitkan dengan gaya busana wanita yang santai, namun secara historis, tunic adalah pakaian dasar yang sangat umum di peradaban kuno seperti Yunani dan Romawi.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Penggunaan kata tunic sangat bergantung pada konteks sejarah atau mode. Jika digunakan dalam konteks sejarah, tunic menggambarkan pakaian sederhana yang sering kali terbuat dari wol atau linen. Namun, dalam konteks mode kontemporer, tunic lebih merujuk pada atasan wanita yang panjangnya melebihi kemeja biasa tetapi lebih pendek daripada gaun.
Perlu diperhatikan bahwa dalam bahasa Indonesia, kata tunik sudah menjadi kata serapan yang umum digunakan dalam industri mode. Namun, terdapat perbedaan nuansa antara tunic dan robe (jubah). Sementara tunic cenderung lebih pas di bahu dan memiliki potongan yang lebih terstruktur sebagai pakaian dasar, robe biasanya lebih longgar, sering kali terbuka di bagian depan, dan digunakan sebagai pakaian luar atau pakaian formal keagamaan.
Contoh penggunaan modern: She wore a white linen tunic with leggings (Dia mengenakan tunik linen putih dengan celana ketat).
Contoh penggunaan historis: The Roman soldiers wore wool tunics (Para prajurit Romawi mengenakan tunik wol).
Karakteristik Bentuk
Secara tata bahasa, tunic adalah kata benda yang dapat dihitung. Perbedaan utama antara tunic dengan pakaian serupa seperti shirt (kemeja) terletak pada panjang pakaian tersebut; kemeja biasanya berakhir di pinggang, sedangkan tunik memanjang hingga ke bawah pinggul.
Meanings
Pakaian longgar, biasanya tanpa lengan atau berlengan pendek, yang menjuntai dari bahu hingga pinggul atau lutut
"She wore a linen tunic over her leggings."
Dia mengenakan tunik linen di atas celana ketatnya untuk tampilan musim panas yang santai.
Pakaian sederhana yang dikenakan sebagai pakaian dalam atau pakaian luar pada peradaban kuno, seperti Roma atau Yunani
"The Roman soldier wore a wool tunic beneath his armor."
Warga Romawi mengenakan tunik wol dasar sebagai pakaian utama mereka.
Pakaian pas badan yang dikenakan oleh anggota ordo keagamaan tertentu atau sebagai bagian dari seragam formal
Biarawan itu mengenakan jubah cokelat dan jubah bertudung.