stronghold
Kata stronghold secara harfiah merujuk pada tempat yang diperkuat secara fisik untuk pertahanan militer. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata ini lebih sering digunakan secara metaforis untuk menggambarkan dominasi atau pengaruh yang sangat kuat di suatu wilayah atau kelompok tertentu.
Nuansa Penggunaan
Dalam konteks fisik, stronghold memiliki makna yang mirip dengan fortress atau fort, tetapi stronghold lebih menekankan pada aspek "tempat yang sulit ditembus" atau "pusat pertahanan".
Dalam konteks sosial atau politik, stronghold digunakan untuk menyebut wilayah di mana sebuah partai politik, ideologi, atau keyakinan memiliki dukungan mayoritas yang sangat solid sehingga sulit digoyahkan oleh lawan. Dalam bahasa Indonesia, ini sering diterjemahkan sebagai "basis kuat" atau "kandang".
Contoh penggunaan fisik: The castle served as a stronghold during the siege (Kastel itu berfungsi sebagai benteng selama pengepungan).
Contoh penggunaan metaforis: The city is a stronghold of the liberal party (Kota itu adalah basis kuat partai liberal).
Perbedaan dengan Istilah Serupa
Berbeda dengan bastion, yang sering kali merujuk pada pertahanan terakhir atau upaya untuk mempertahankan prinsip yang mulai hilang, stronghold lebih menekankan pada kekuatan dominasi dan kontrol atas suatu area. Jika bastion terasa seperti "benteng pertahanan terakhir", maka stronghold terasa seperti "pusat kekuatan utama".
Meanings
Tempat yang diperkuat, seperti kastel atau benteng, yang dirancang untuk dipertahankan dari serangan
"The army launched a surprise assault on the enemy stronghold."
Tentara meluncurkan serangan mendadak terhadap benteng musuh.
Tempat di mana keyakinan, partai politik, atau praktik tertentu sangat kuat dan didukung dengan baik
"The northern provinces have long been a stronghold of the conservative party."
Provinsi-provinsi utara telah lama menjadi basis kuat partai konservatif.
Tempat atau posisi yang memberikan rasa aman atau menjadi basis untuk operasi
"The remote monastery served as a spiritual stronghold for the monks during the war."
Biara terpencil itu berfungsi sebagai pusat pertahanan spiritual bagi para biarawan selama perang.