steroid
Kata steroid dalam bahasa Inggris merujuk pada dua konteks yang sangat berbeda, yaitu konteks medis dan konteks peningkatan performa fisik. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan antara penggunaan medis yang sah dan penyalahgunaan zat tersebut.
Nuansa Penggunaan Medis dan Atletik
Dalam dunia medis, steroid sering kali merujuk pada kortikosteroid, yaitu obat anti-inflamasi yang digunakan untuk mengobati kondisi seperti asma atau artritis. Penggunaan ini bersifat terapeutik dan diawasi oleh dokter. Namun, dalam percakapan umum atau berita olahraga, steroid biasanya merujuk pada anabolic steroids (steroid anabolik), yaitu zat sintetis yang digunakan untuk memperbesar massa otot secara cepat.
Perbedaan ini krusial karena steroid medis bertujuan untuk menyembuhkan peradangan, sedangkan steroid anabolik bertujuan untuk mengubah komposisi tubuh dan meningkatkan kekuatan fisik, yang sering kali dianggap sebagai kecurangan dalam olahraga.
Konteks Penggunaan dalam Kalimat
Konteks Medis: The doctor prescribed a steroid cream for the rash (Dokter meresepkan krim steroid untuk ruam tersebut). Di sini, fokusnya adalah pada penyembuhan kulit.
Konteks Atletik: He was accused of using steroids to win the race (Dia dituduh menggunakan steroid untuk memenangkan balapan). Di sini, fokusnya adalah pada peningkatan performa ilegal.
Secara tata bahasa, kata ini dapat berfungsi sebagai kata benda yang dapat dihitung maupun tidak dapat dihitung, tergantung apakah Anda merujuk pada jenis obat secara umum atau dosis spesifik dari obat tersebut.
Meanings
Senyawa organik alami atau sintetis dengan struktur karbon empat cincin yang berfungsi sebagai hormon atau obat untuk mengurangi peradangan
"The doctor prescribed a steroid to reduce the inflammation in his joints."
Dokter meresepkan steroid untuk mengobati asma parah pasien tersebut.
Zat sintetis, khususnya steroid anabolik, yang digunakan untuk meningkatkan massa otot dan performa atletik, sering kali secara ilegal
"The athlete was banned from the competition after testing positive for a steroid."
Atlet tersebut dilarang mengikuti kompetisi setelah hasil tesnya positif menggunakan steroid.