squander
Kata squander digunakan untuk menggambarkan tindakan menghabiskan sesuatu yang berharga secara ceroboh, bodoh, atau tidak bertanggung jawab. Fokus utama dari kata ini bukan sekadar "menghabiskan", melainkan adanya unsur pemborosan yang sangat disayangkan karena sumber daya tersebut seharusnya bisa digunakan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Berbeda dengan spend yang bersifat netral (sekadar mengeluarkan uang atau waktu), squander membawa konotasi negatif yang kuat. Kata ini menyiratkan kegagalan dalam mengelola peluang atau aset. Misalnya, jika seseorang menghabiskan uang untuk investasi yang gagal, itu mungkin disebut lose. Namun, jika seseorang menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak berguna atau mewah secara berlebihan hingga habis, maka kata squander lebih tepat digunakan.
squander vs waste: Meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai "menyia-nyiakan", squander biasanya digunakan untuk hal-hal yang memiliki nilai besar atau potensi tinggi, seperti warisan, bakat, atau kesempatan emas. Sementara waste lebih umum dan bisa digunakan untuk hal kecil, seperti waste of time (buang-buang waktu).
Konteks Penerapan
Kata ini tidak hanya terbatas pada materi seperti uang, tetapi juga sangat sering digunakan untuk hal-hal abstrak:
Kesempatan: squander an opportunity (menyia-nyiakan kesempatan).
Bakat: squander one's talent (menyia-nyiakan bakat).
Waktu: squander the remaining time (menghamburkan sisa waktu).
Contoh penggunaan yang tepat:
Benar: He squandered his inheritance on gambling. (Dia menghamburkan warisannya untuk judi.)
Salah: I squandered five minutes waiting for the bus. (Kurang tepat karena lima menit terlalu singkat untuk menggunakan kata squander; lebih baik gunakan waste).
Meanings
Membuang-buang uang, waktu, atau kesempatan dengan cara yang ceroboh atau bodoh
He squandered his entire inheritance on gambling and luxury cars.
Dia menghamburkan seluruh warisannya untuk judi dan mobil mewah.
Gagal menggunakan sumber daya atau keuntungan secara efektif, sehingga mengakibatkan hilangnya hal tersebut
The team squandered their lead in the final minutes of the game.
Tim tersebut menyia-nyiakan keunggulan mereka di menit-menit terakhir pertandingan.