restless
Kata restless menggambarkan keadaan di mana seseorang tidak bisa tenang, baik secara fisik maupun mental. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki nuansa yang luas, mulai dari kegelisahan karena cemas hingga rasa bosan yang mendalam sehingga seseorang merasa perlu melakukan sesuatu yang baru.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Secara fisik, restless merujuk pada ketidakmampuan untuk diam, seperti seseorang yang terus mengubah posisi duduk atau berjalan mondar-mandir karena gugup atau tidak sabar. Secara mental, kata ini menggambarkan perasaan tidak puas dengan keadaan saat ini, yang mendorong seseorang untuk mencari perubahan atau tantangan baru.
Perlu diperhatikan perbedaan antara restless dengan anxious. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "gelisah", anxious lebih menekankan pada rasa takut atau khawatir akan sesuatu yang buruk, sedangkan restless lebih menekankan pada energi yang tidak tersalurkan atau rasa tidak puas yang membuat seseorang tidak bisa diam.
Contoh penggunaan fisik: He spent a restless night (Dia melewati malam yang tidak tenang/gelisah), yang berarti dia terus bergerak dan sulit tidur.
Contoh penggunaan mental: She felt restless in her job (Dia merasa tidak puas/bosan dengan pekerjaannya), yang berarti dia merasa terjebak dan ingin mencari peluang lain.
Konteks Kelompok atau Situasi
Selain digunakan untuk individu, restless juga dapat digunakan untuk menggambarkan suasana atau kelompok orang. Jika sebuah kerumunan disebut restless, ini berarti mereka mulai tidak sabar, teragitasi, atau mungkin akan segera melakukan protes atau tindakan tertentu karena merasa menunggu terlalu lama.
Dari sisi tata bahasa, restless adalah kata sifat (adjective) yang biasanya diletakkan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung seperti be atau feel.
Meanings
Tidak mampu bersantai atau tetap diam, sering kali karena kecemasan, kebosanan, atau kegembiraan
The children grew restless during the long church service.
Anak-anak itu menjadi gelisah selama ibadah gereja yang panjang.
Terus-menerus berubah atau tidak mampu menetap dalam keadaan atau rutinitas yang stabil
He spent his twenties in a restless search for a meaningful career.
Dia menghabiskan masa usia dua puluhan dalam pencarian yang tidak tenang untuk karier yang bermakna.