reschedule
Kata reschedule digunakan ketika seseorang ingin mengubah waktu atau tanggal dari sebuah janji, rapat, atau acara yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "menjadwalkan ulang". Nuansa utama dari kata ini adalah adanya perubahan rencana yang sudah ada, bukan membuat rencana baru dari nol.
Nuansa Penggunaan dan Konteksreschedule sering digunakan dalam konteks profesional maupun personal. Kata ini membawa kesan yang lebih sopan dan terorganisir dibandingkan sekadar mengatakan "mengubah waktu". Saat menggunakan reschedule, biasanya terdapat implikasi bahwa acara tersebut tetap akan dilaksanakan, hanya saja waktunya yang digeser.
Perlu diperhatikan perbedaan antara reschedule dengan cancel. Jika cancel berarti membatalkan sepenuhnya sehingga acara tersebut tidak jadi dilaksanakan, reschedule memastikan bahwa acara tersebut tetap terjadi di waktu yang berbeda.
Benar: I need to reschedule our meeting (Saya perlu menjadwalkan ulang rapat kita) — Menunjukkan bahwa rapat tetap akan ada, namun waktunya berubah.
Salah: I need to reschedule the wedding (jika maksudnya adalah membatalkan pernikahan sepenuhnya) — Dalam kasus pembatalan total, gunakan cancel.
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Dalam bahasa Inggris, terdapat beberapa kata yang memiliki makna serupa namun berbeda nuansa, seperti postpone dan delay.
reschedule berfokus pada penetapan waktu baru yang spesifik. Contoh: Let's reschedule for next Friday (Mari kita jadwalkan ulang untuk Jumat depan).
postpone lebih menekankan pada penundaan ke waktu yang belum tentu ditentukan secara pasti atau sekadar menggeser ke masa depan. Contoh: The match was postponed due to rain (Pertandingan itu ditunda karena hujan).
delay biasanya merujuk pada keterlambatan yang tidak direncanakan atau gangguan teknis yang menyebabkan sesuatu tidak dimulai tepat waktu. Contoh: The flight was delayed by two hours (Penerbangan itu tertunda selama dua jam).
Catatan Tata Bahasa
Secara tata bahasa, reschedule adalah kata kerja transitif, yang berarti ia memerlukan objek. Anda bisa menjadwalkan ulang sesuatu (reschedule the appointment) atau menjadwalkan ulang seseorang untuk waktu tertentu (reschedule someone for a later date).