pretense
Kata pretense merujuk pada tindakan menciptakan kesan palsu atau menyembunyikan kenyataan yang sebenarnya. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki nuansa yang cukup luas, mulai dari sekadar berpura-pura hingga menggunakan alasan palsu untuk menutupi motif tersembunyi.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Perbedaan utama antara pretense dengan kata serupa seperti lie (bohong) adalah bahwa pretense lebih menekankan pada "penampilan" atau "sikap" yang dibuat-buat, bukan sekadar pernyataan verbal yang salah. Jika seseorang melakukan pretense, mereka sedang membangun sebuah fasad atau topeng agar orang lain percaya pada sesuatu yang tidak nyata.
pretense sering digunakan untuk menggambarkan perilaku sosial, seperti berpura-pura tidak tahu atau berpura-pura tertarik pada percakapan.
Dalam konteks yang lebih formal atau serius, kata ini bisa berarti "dalih", yaitu alasan yang dibuat-buat untuk membenarkan tindakan tertentu yang sebenarnya memiliki tujuan lain.
Perbandingan dengan Kata Serupa
Sangat penting untuk membedakan pretense dengan pretension. Meskipun keduanya berasal dari akar kata yang sama, pretension lebih merujuk pada klaim atas kehebatan, status, atau kemampuan yang sebenarnya tidak dimiliki (keangkuhan/kepura-puraan status), sedangkan pretense lebih fokus pada tindakan penyamaran atau kepura-puraan situasi.
Contoh penggunaan pretense: under the pretense of helping (dengan dalih membantu).
Contoh penggunaan pretension: his pretensions to be an expert (klaim sok tahu/keangkuhannya menjadi seorang ahli).
Catatan Tata Bahasa
Kata ini merupakan kata benda (noun). Saat digunakan dalam frasa under the pretense of, kata ini berfungsi sebagai penanda alasan palsu yang digunakan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu.
Meanings
Upaya untuk membuat sesuatu yang tidak benar tampak benar, sering kali untuk menipu orang lain atau menyembunyikan perasaan yang sebenarnya
"His modesty was a mere pretense to hide his arrogance."
Dia berpura-pura terkejut, meskipun dia sudah tahu tentang pesta itu selama berminggu-minggu.
Klaim atau pernyataan yang salah atau tidak berdasar, sering kali digunakan sebagai pembenaran atas suatu tindakan
"The country used the border skirmish as a pretense for invading its neighbor."
Kepura-puraan perusahaan tersebut dalam peduli terhadap lingkungan terungkap ketika catatan polusi mereka bocor.
Penampilan palsu atau tindakan menipu yang dimaksudkan untuk menyesatkan
"She maintained a pretense of indifference despite her nervousness."
Dengan dalih menawarkan konsultasi gratis, salesman itu mencoba menekannya agar menandatangani kontrak.