paradoxical
Kata paradoxical digunakan untuk menggambarkan situasi, pernyataan, atau kondisi yang tampak tidak masuk akal atau bertentangan dengan diri sendiri, namun setelah diperiksa lebih lanjut, hal tersebut berpotensi benar atau mengandung kebenaran tersembunyi. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "paradoks" atau "berlawanan".
Nuansa utama dari paradoxical adalah adanya kontradiksi yang mengejutkan. Berbeda dengan kata contradictory yang sekadar menunjukkan dua hal yang saling bertentangan dan biasanya salah satu harus salah, paradoxical menyiratkan bahwa meskipun ada pertentangan, kedua hal tersebut bisa terjadi secara bersamaan atau justru saling mendukung.
Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa
paradoxical vs contradictory: Gunakan paradoxical ketika Anda ingin menekankan adanya kebenaran yang aneh di balik pertentangan tersebut. Gunakan contradictory untuk pertentangan murni yang tidak konsisten. Contoh: Sebuah pernyataan yang contradictory adalah "Saya sedang diam saat saya berbicara", sedangkan situasi yang paradoxical adalah "Semakin banyak pilihan yang tersedia, semakin sulit bagi seseorang untuk membuat keputusan".
paradoxical vs ironic: Meskipun sering tertukar, ironic lebih menekankan pada hasil yang sangat berbeda dari apa yang diharapkan (seringkali dengan nada sarkastik atau tragis), sementara paradoxical lebih fokus pada struktur logika yang bertentangan namun benar.
Konteks Penggunaan dan Contoh
Dalam konteks medis atau ilmiah, paradoxical sering digunakan untuk menggambarkan reaksi yang bertentangan dengan harapan atau intuisi. Misalnya, sebuah obat penenang yang justru menyebabkan pasien menjadi lebih waspada disebut sebagai paradoxical reaction (reaksi yang berlawanan).
Benar: It is paradoxical that the more we learn, the more we realize how little we know. (Adalah hal yang paradoks bahwa semakin banyak kita belajar, semakin kita menyadari betapa sedikit yang kita ketahui.)
Benar: The drug had a paradoxical effect, making the patient more alert instead of drowsy. (Obat itu memberikan efek yang berlawanan, menyebabkan pasien menjadi lebih waspada alih-alih mengantuk.)
Catatan Tata Bahasaparadoxical adalah kata sifat (adjective) yang berfungsi untuk memodifikasi kata benda atau mengikuti kata kerja penghubung (linking verb). Kata ini tidak memiliki bentuk perbandingan (comparative) atau superlatif karena sifatnya yang absolut; sesuatu itu bersifat paradoks atau tidak.
Meanings
Tampak tidak masuk akal atau bertentangan dengan diri sendiri, namun berpotensi benar
It is paradoxical that the more we learn, the more we realize how little we know.
Adalah hal yang paradoks bahwa semakin banyak kita belajar, semakin kita menyadari betapa sedikit yang kita ketahui.
Bertentangan dengan harapan atau intuisi
The drug had a paradoxical effect, causing the patient to become more alert instead of sleepy.
Obat itu memberikan efek yang berlawanan, menyebabkan pasien menjadi lebih waspada alih-alih mengantuk.