outburst
Kata outburst merujuk pada sesuatu yang muncul secara tiba-tiba, intens, dan sering kali tidak terkendali. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki nuansa yang berbeda tergantung pada apakah hal tersebut berkaitan dengan emosi manusia atau fenomena eksternal.
Nuansa Emosional dan Perilaku
Ketika digunakan untuk menggambarkan emosi, outburst biasanya berkonotasi negatif atau mengejutkan, seperti kemarahan yang meledak-ledak. Kata ini menekankan pada aspek "ledakan" yang singkat namun kuat. Perlu dibedakan dengan anger (kemarahan) yang merupakan perasaan umum; outburst adalah tindakan mengekspresikan kemarahan tersebut secara mendadak.
Contoh penggunaan: an outburst of temper (ledakan amarah).
Nuansa Fenomena atau Kejadian
Dalam konteks non-emosional, outburst menggambarkan peningkatan jumlah atau intensitas sesuatu secara drastis dalam waktu singkat. Hal ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi kekerasan, wabah penyakit, atau aktivitas vulkanik. Dalam konteks ini, outburst memiliki kemiripan makna dengan outbreak, namun outburst lebih menekankan pada kekuatan ledakan atau intensitas serangan yang tiba-tiba.
Contoh penggunaan: an outburst of violence (gejolak kekerasan).
Perbedaan dengan Kata Serupa
Pengguna bahasa Indonesia perlu berhati-hati agar tidak tertukar antara outburst dengan explosion. Meskipun keduanya bisa diterjemahkan sebagai "ledakan", explosion lebih sering digunakan untuk ledakan fisik (seperti bom), sedangkan outburst hampir selalu digunakan untuk hal-hal yang bersifat abstrak, emosional, atau situasional.
Meanings
Ekspresi emosi tertentu yang tiba-tiba dan kuat, terutama kemarahan atau tawa
"He had a sudden outburst of temper during the meeting."
Dia mengalami ledakan kemarahan yang tiba-tiba saat rapat.
Peningkatan jumlah atau intensitas sesuatu secara tiba-tiba, seperti penyakit atau peristiwa kekerasan
"The region saw a sudden outburst of violence following the election."
Wilayah tersebut mengalami gejolak kekerasan yang tiba-tiba setelah pemilihan umum.