ordeal
Kata ordeal digunakan untuk menggambarkan pengalaman yang sangat berat, menyakitkan, atau melelahkan secara mental dan fisik. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "cobaan" atau "penderitaan", namun dengan penekanan pada durasi yang panjang dan intensitas yang tinggi. Berbeda dengan kata challenge yang mungkin terdengar positif atau memotivasi, ordeal selalu membawa konotasi negatif dan menekankan pada rasa trauma atau kelelahan yang ekstrem.
Nuansa Penggunaan
Penggunaan ordeal sering kali dikaitkan dengan situasi di mana seseorang merasa tertekan dan tidak berdaya, seperti saat menghadapi bencana alam, proses hukum yang panjang, atau penyakit kronis. Contohnya, jika seseorang terjebak dalam badai salju selama berhari-hari, pengalaman tersebut disebut sebagai ordeal karena melibatkan perjuangan untuk bertahan hidup.
Benar: The long flight was a grueling ordeal for the toddler. (Penerbangan panjang itu menjadi cobaan yang melelahkan bagi balita tersebut.)
Salah: Menggunakan ordeal untuk kesulitan kecil, seperti Doing my homework was an ordeal. (Kecuali jika digunakan secara sarkastik untuk melebih-lebihkan situasi).
Konteks Historis dan Hukum
Selain makna umum, ordeal memiliki makna khusus dalam sejarah hukum kuno yang merujuk pada "uji coba fisik". Ini adalah praktik di mana seseorang dipaksa menjalani tes berbahaya (seperti memegang besi panas) untuk membuktikan kejujuran atau ketidakbersalahannya melalui campur tangan ilahi. Dalam konteks modern, makna ini jarang digunakan kecuali dalam diskusi sejarah atau antropologi.
Meanings
Pengalaman yang sangat tidak menyenangkan, menyakitkan, atau sulit yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama
The long flight was a complete ordeal for the toddler.
Penerbangan panjang itu menjadi cobaan yang berat bagi balita tersebut.
Praktik peradilan kuno di mana terdakwa menjalani tes yang berbahaya atau menyakitkan untuk menentukan bersalah atau tidaknya seseorang melalui campur tangan ilahi
The trial by ordeal involved holding a red-hot iron to prove innocence.
Uji coba fisik tersebut melibatkan memegang besi panas membara untuk membuktikan ketidakbersalahan.