misandry
misandry merujuk pada kebencian, prasangka, atau penghinaan yang ditujukan kepada laki-laki secara umum. Kata ini merupakan lawan kata dari misogyny. Dalam penggunaan praktis, misandry sering kali muncul dalam diskusi sosiologis atau psikologis mengenai prasangka gender dan dinamika kekuasaan sosial.
Nuansa Makna dan Konteks
Istilah ini membawa konotasi yang sangat kuat dan negatif. Berbeda dengan kritik terhadap perilaku individu laki-laki tertentu, misandry menggambarkan sikap generalisasi yang menganggap seluruh gender laki-laki sebagai sesuatu yang buruk atau rendah. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diserap langsung menjadi misandri, namun penggunaannya jauh lebih jarang dibandingkan dengan istilah misogini.
Contoh penggunaan yang tepat: The scholar examined the roots of misandry in ancient texts (Sarjana itu menganalisis akar sejarah misandri dalam teks-teks kuno).
Perbandingan dengan Istilah Terkait
Penting bagi pembelajar untuk membedakan antara misandry dengan misogyny. Meskipun keduanya adalah bentuk prasangka berbasis gender, targetnya berbeda. Selain itu, jangan mengelirukan misandry dengan misanthropy, yang berarti kebencian terhadap seluruh umat manusia tanpa memandang gender.
Perbedaan utamanya terletak pada cakupan targetnya: misandry berfokus pada laki-laki, misogyny berfokus pada perempuan, sedangkan misanthropy mencakup seluruh manusia secara universal.
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.
Meanings
Kebencian, penghinaan, atau prasangka terhadap laki-laki atau anak laki-laki
The author explored the themes of misandry and social conflict in her latest novel.
Penulis itu mengeksplorasi tema misandri dan konflik sosial dalam novel terbarunya.