kitsch
kitsch merujuk pada objek seni atau desain yang dianggap memiliki selera rendah, norak, atau terlalu sentimental. Dalam bahasa Indonesia, konsep ini sering kali beririsan dengan kata "norak" atau "kampungan", namun kitsch memiliki dimensi yang lebih luas karena mencakup apresiasi terhadap sesuatu yang sengaja dibuat berlebihan untuk menciptakan efek emosional tertentu.
Hal yang paling penting untuk dipahami adalah pergeseran makna kitsch dari sekadar kritik menjadi bentuk apresiasi. Awalnya, istilah ini digunakan untuk menghina karya yang dianggap murahan atau imitasi buruk dari seni tinggi. Namun, saat ini banyak orang mengoleksi benda kitsch secara sadar karena dianggap unik, lucu, atau memberikan rasa nostalgia yang menyenangkan.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Perbedaan utama antara kitsch dengan istilah seperti tacky adalah pada intensitas dan konteksnya. Sementara tacky cenderung bermakna negatif dan menunjukkan kurangnya selera atau kualitas yang buruk secara umum, kitsch lebih spesifik pada gaya estetika yang berlebihan dan sentimental. Sesuatu bisa menjadi kitsch karena ia mencoba terlihat mewah namun gagal, atau karena ia merayakan hal-hal yang dianggap remeh.
tacky: Lebih menekankan pada kesan murahan atau tidak pantas (contoh: memakai pakaian yang terlalu terbuka di acara formal).
kitsch: Lebih menekankan pada gaya visual yang mencolok dan sentimental (contoh: patung kucing keberuntungan berwarna emas yang sangat besar di ruang tamu).
Konteks Penggunaan dalam Kalimat
Kata ini dapat digunakan sebagai kata benda untuk merujuk pada objeknya, atau sebagai kata sifat untuk mendeskripsikan gayanya. Perhatikan perbedaan penggunaannya berikut ini:
Sebagai kata benda: "Koleksi kitsch miliknya terdiri dari berbagai miniatur Menara Eiffel plastik." (Menunjukkan objek fisik yang dianggap norak namun dikoleksi).
Sebagai kata sifat: "Dekorasi kafe itu terasa sangat kitsch dengan lampu neon merah muda dan wallpaper motif bunga besar." (Menjelaskan gaya estetika ruangan tersebut).
Secara tata bahasa, kitsch adalah kata yang tidak berubah bentuk (uninflected) saat digunakan sebagai kata sifat, sehingga tidak memerlukan akhiran tambahan meskipun subjeknya jamak.
Meanings
Seni, objek, atau desain yang dianggap memiliki selera rendah karena hiasan yang berlebihan atau sentimentalitas, tetapi terkadang diapresiasi secara ironis atau sadar
The living room was filled with colorful kitsch, including plastic flamingos and velvet paintings.
Ruang tamu itu dipenuhi dengan benda-benda kitsch yang berwarna-warni, termasuk flamingo plastik dan lukisan beludru.
Berhubungan dengan seni atau objek yang mencolok, sentimental, atau norak
She has a very kitsch taste in home decor, favoring neon colors and faux-gold frames.
Dia memiliki selera dekorasi rumah yang sangat kitsch, lebih menyukai warna neon dan bingkai emas palsu.