impossibility
Kata impossibility digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang secara absolut tidak dapat terjadi, dilakukan, atau dicapai. Dalam bahasa Indonesia, kata ini dapat diterjemahkan sebagai "kemustahilan" (merujuk pada kualitas atau keadaan) atau "hal yang mustahil" (merujuk pada objek atau situasinya). Perlu diperhatikan bahwa impossibility membawa nuansa kepastian yang mutlak; jika sesuatu dianggap sebagai impossibility, maka tidak ada celah kemungkinan sekecil apa pun bagi hal tersebut untuk terwujud.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Sering kali pembelajar bahasa Inggris bingung membedakan antara impossibility dengan difficulty. Sementara difficulty (kesulitan) merujuk pada sesuatu yang sangat berat untuk dilakukan tetapi masih mungkin terjadi, impossibility menegaskan bahwa hal tersebut benar-benar tidak mungkin terjadi terlepas dari seberapa besar usaha yang dikerahkan.
difficulty: "Mendaki gunung itu adalah sebuah kesulitan besar." (Masih bisa dilakukan, meski berat).
impossibility: "Terbang tanpa alat bantu adalah sebuah kemustahilan bagi manusia." (Benar-benar tidak bisa dilakukan).
Selain itu, impossibility berbeda dengan improbability. Kata improbability merujuk pada sesuatu yang sangat tidak mungkin terjadi (peluangnya sangat kecil), namun secara teoritis masih ada kemungkinan. Sebaliknya, impossibility menutup semua peluang tersebut.
Konteks Penggunaan dan Jebakan Terjemahan
Dalam konteks hukum atau formal, impossibility sering muncul dalam frasa seperti legal impossibility (kemustahilan hukum), yang berarti suatu tindakan tidak dapat dilaksanakan karena terhalang oleh aturan hukum yang berlaku. Bagi penutur bahasa Indonesia, hindari penggunaan kata "mustahil" sebagai kata benda secara langsung tanpa penambahan kata "hal" atau "kemustahilan", karena dalam struktur bahasa Inggris, impossibility berfungsi sebagai kata benda (noun).
Salah: "Itu adalah mustahil."
Benar: "Itu adalah sebuah kemustahilan" atau "Itu adalah hal yang mustahil."
Secara tata bahasa, impossibility adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun) maupun tidak dapat dihitung (uncountable noun) tergantung konteksnya. Saat merujuk pada konsep umum tentang ketidakmungkinan, ia bersifat tidak dapat dihitung. Namun, saat merujuk pada satu situasi spesifik yang mustahil, ia sering diawali dengan artikel an atau the.
Contoh: The impossibility of the task (Kemustahilan tugas tersebut).
Contoh: An absolute impossibility (Sebuah kemustahilan mutlak).
Meanings
Keadaan atau kualitas dari sesuatu yang tidak mungkin dicapai, terjadi, atau dilakukan
The sheer impossibility of the task discouraged the team from starting.
Kemustahilan tugas tersebut membuat tim merasa putus asa untuk memulainya.
Sesuatu atau situasi yang tidak mungkin dicapai atau diselesaikan
The idea of a perpetual motion machine is a scientific impossibility.
Ide tentang mesin gerak abadi adalah sebuah kemustahilan ilmiah.