hanker
Kata hanker menggambarkan keinginan yang sangat kuat, mendalam, dan sering kali bersifat menetap terhadap sesuatu. Nuansa utamanya adalah adanya rasa rindu atau dambaan yang sulit dipuaskan, terutama terhadap hal-hal yang tidak lagi dimiliki, sesuatu yang jauh, atau sesuatu yang mustahil untuk dicapai saat ini.
Berbeda dengan want yang bersifat umum atau desire yang bisa terasa lebih formal atau seksual, hanker membawa muatan emosional berupa nostalgia atau rasa kurang yang mengganggu pikiran. Kata ini sering kali digunakan dalam frasa hanker after atau hanker for.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Penggunaan hanker lebih menekankan pada proses "merindukan" daripada sekadar "menginginkan". Jika Anda menggunakan long for, maknanya sangat mirip, namun hanker sering kali menyiratkan keinginan yang muncul secara impulsif atau rasa tidak puas dengan keadaan sekarang sehingga memicu dambaan terhadap hal lain.
Contoh penggunaan yang tepat: I hanker after the peace and quiet of the countryside (Saya mendambakan ketenangan dan kedamaian di pedesaan).
Perbandingan: Menggunakan want dalam kalimat di atas akan terasa terlalu sederhana dan kehilangan kedalaman emosional dari rasa rindu tersebut.
Konteks Gramatikal
Dalam bahasa Inggris, kata ini hampir selalu diikuti oleh preposisi after atau for. Penggunaannya cenderung kurang formal dibandingkan yearn, sehingga lebih sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari yang ekspresif atau dalam karya sastra untuk menggambarkan gejolak batin tokohnya.
Meanings
Memiliki keinginan yang kuat dan terus-menerus terhadap sesuatu, terutama sesuatu yang sulit didapat atau berasal dari masa lalu
"He began to hanker after the simple life of the countryside."
Dia mulai mendambakan kehidupan sederhana yang pernah diketahuinya saat masih kanak-kanak.