greedy
Kata greedy memiliki nuansa makna yang luas, mulai dari keinginan materi hingga konsumsi sumber daya teknis. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan menjadi "serakah" atau "rakus", namun penggunaannya sangat bergantung pada konteks objek yang diinginkan.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Secara umum, greedy membawa konotasi negatif yang menunjukkan ketidakpuasan meskipun sudah memiliki cukup. Ketika berkaitan dengan uang, kekuasaan, atau status, kata ini diterjemahkan sebagai "serakah". Fokusnya adalah pada egoisme dan ambisi yang tidak sehat. Contohnya, seseorang yang terus menimbun harta tanpa memedulikan orang lain disebut greedy.
Namun, jika konteksnya adalah makanan atau minuman, greedy lebih tepat diterjemahkan sebagai "rakus". Ini merujuk pada perilaku makan secara berlebihan atau terburu-buru. Perlu diperhatikan perbedaan antara greedy dan gluttonous; sementara greedy bisa mencakup keinginan umum untuk memiliki lebih banyak, gluttonous secara spesifik hanya merujuk pada kerakusan makanan.
Dalam dunia teknologi informasi atau pemrograman, greedy memiliki makna teknis sebagai "boros sumber daya". Misalnya, sebuah algoritma greedy adalah algoritma yang mengambil pilihan optimal lokal pada setiap langkah dengan harapan menemukan optimal global, namun dalam konteks penggunaan memori, istilah ini menggambarkan sistem yang mengonsumsi sumber daya secara berlebihan.
Perbandingan dengan Kata Serupa
greedy vs ambitious: ambitious (ambisius) biasanya memiliki konotasi positif atau netral, menggambarkan keinginan untuk sukses melalui kerja keras. Sebaliknya, greedy selalu bersifat negatif karena menekankan pada ketamakan dan kurangnya rasa syukur.
greedy vs avaricious: avaricious adalah istilah yang lebih formal dan spesifik untuk menggambarkan keinginan ekstrem terhadap kekayaan materi (serakah harta), sedangkan greedy lebih fleksibel dan bisa digunakan untuk makanan atau hal lain.
Kekeliruan Umum bagi Penutur Bahasa Indonesia
Penutur bahasa Indonesia sering kali menggunakan kata "rakus" untuk segala hal yang berlebihan. Namun dalam bahasa Inggris, Anda harus membedakan apakah objeknya adalah materi/kekuasaan (greedy sebagai serakah) atau makanan (greedy sebagai rakus). Jangan menggunakan greedy untuk menggambarkan seseorang yang hanya "bersemangat" dalam mencapai sesuatu, karena itu akan terdengar seperti tuduhan bahwa orang tersebut egois.
❌ He is greedy to learn new things. (Salah, karena belajar hal baru adalah hal positif).
✅ He is eager to learn new things. (Benar, menggunakan eager untuk menunjukkan semangat).
✅ The greedy landlord raised the rent unfairly. (Benar, menggunakan greedy untuk menunjukkan keserakahan materi).
Secara tata bahasa, greedy adalah kata sifat (adjective) yang dapat diikuti oleh preposisi for (untuk menunjukkan apa yang diinginkan) atau of (meskipun lebih jarang digunakan dalam bahasa Inggris modern).
Meanings
Memiliki atau menunjukkan keinginan yang kuat dan egois akan kekayaan atau kekuasaan
The greedy CEO continued to accumulate assets despite his immense fortune.
CEO yang serakah itu terus mengumpulkan aset meskipun kekayaannya sudah sangat besar.
Memiliki keinginan yang berlebihan terhadap makanan atau minuman
The greedy child grabbed three cupcakes from the tray at once.
Anak yang rakus itu mengambil tiga kue mangkuk dari nampan sekaligus.
Mengonsumsi sejumlah besar sumber daya tertentu, terutama dalam konteks teknis
This software application is incredibly greedy with system memory.
Aplikasi perangkat lunak ini sangat boros memori sistem.