godsend
Kata godsend digunakan untuk menggambarkan sesuatu atau seseorang yang muncul secara tidak terduga tepat pada saat sangat dibutuhkan, sehingga memberikan solusi atau bantuan yang luar biasa. Kata ini membawa konotasi rasa syukur yang mendalam, seolah-olah bantuan tersebut adalah berkah yang dikirimkan oleh Tuhan, meskipun penggunaannya tidak selalu dalam konteks religius.
Nuansa Penggunaan
Berbeda dengan kata gift (hadiah) atau blessing (berkah) yang bersifat umum, godsend secara spesifik menekankan pada aspek ketepatan waktu (timing). Sesuatu disebut sebagai godsend hanya jika hal tersebut datang di tengah situasi sulit atau kritis. Jika Anda mendapatkan uang saat sedang tidak membutuhkannya, itu adalah gift, tetapi jika Anda mendapatkan uang tepat saat Anda tidak mampu membayar biaya rumah sakit, maka itu adalah godsend.
Contoh tepat: The rain was a godsend for the farmers after the long drought. (Hujan itu adalah anugerah bagi para petani setelah kemarau panjang.)
Contoh kurang tepat: The new car is a godsend. (Jika mobil tersebut hanya sekadar barang mewah dan bukan solusi atas masalah mendesak, kata ini kurang tepat digunakan.)
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Dalam bahasa Inggris, terdapat perbedaan halus antara godsend dan windfall. Sementara godsend berfokus pada bantuan yang menyelamatkan situasi, windfall biasanya merujuk pada keuntungan finansial yang besar dan tak terduga (seperti menang lotre), tanpa harus ada situasi krisis sebelumnya.
Secara tata bahasa, kata ini berfungsi sebagai kata benda (noun) dan biasanya digunakan setelah kata kerja bantu seperti be (is/was) atau sebagai pelengkap subjek.
Meanings
Peristiwa, benda, atau orang yang tidak terduga yang datang pada saat kritis dan memberikan bantuan atau kelegaan yang sangat dibutuhkan
The sudden grant of funding was a godsend for the struggling research project.
Pemberian dana yang tiba-tiba itu merupakan anugerah bagi proyek penelitian yang sedang kesulitan.