environmentalism
Environmentalism merujuk pada sebuah ideologi atau gerakan yang berfokus pada perlindungan lingkungan alam. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diterjemahkan sebagai "environmentalisme" atau "paham lingkungan". Nuansa utamanya adalah adanya kesadaran aktif untuk mencegah kerusakan alam yang disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti polusi, deforestasi, dan perubahan iklim.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Kata ini memiliki cakupan yang luas, mulai dari tindakan praktis (seperti kampanye daur ulang) hingga filosofi etika yang mendalam mengenai hubungan manusia dengan bumi. Berbeda dengan ecology (ekologi) yang merupakan cabang ilmu sains tentang interaksi organisme dengan lingkungannya, environmentalism lebih bersifat politis, sosial, dan etis. Jika ecology menjawab pertanyaan "bagaimana alam bekerja", maka environmentalism menjawab "bagaimana kita harus melindungi alam".
Contoh penggunaan yang tepat: The rise of environmentalism in the 1970s led to stricter pollution laws (Bangkitnya paham lingkungan pada tahun 1970-an menyebabkan undang-undang polusi yang lebih ketat).
Perbedaan dengan Istilah Terkait
Pengguna bahasa Indonesia perlu membedakan antara environmentalism dengan conservation. Meskipun keduanya berkaitan, conservation (konservasi) lebih spesifik pada tindakan pelestarian spesies atau habitat tertentu agar tidak punah. Sementara itu, environmentalism adalah payung besar yang mencakup kebijakan publik, perubahan gaya hidup, dan advokasi sistemik untuk keberlanjutan planet secara keseluruhan.
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak.
Meanings
Gerakan sosial dan politik yang didedikasikan untuk melindungi alam dari kehancuran dan degradasi yang disebabkan oleh aktivitas manusia
"The rise of environmentalism in the 1960s led to the creation of several national parks."
Bangkitnya environmentalisme pada tahun 1960-an menyebabkan terciptanya beberapa taman nasional.
Filosofi atau sistem kepercayaan yang menekankan perlunya hidup berkelanjutan dan tanggung jawab etis manusia untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistem
Komitmennya terhadap paham lingkungan memengaruhi keputusannya untuk menjalani gaya hidup vegan.