contrary
/ˈkɒntɹəɹi/
Kata contrary memiliki nuansa makna yang cukup luas, mulai dari pertentangan logis hingga sifat kepribadian seseorang. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "berlawanan" atau "sebaliknya", namun penggunaannya dalam bahasa Inggris sangat bergantung pada apakah kata tersebut berfungsi sebagai kata sifat atau kata benda.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Secara semantik, contrary digunakan untuk menggambarkan dua hal yang saling bertolak belakang secara fundamental. Jika digunakan untuk mendeskripsikan sifat seseorang, contrary membawa konotasi negatif yang berarti orang tersebut sengaja membantah atau bersikap keras kepala hanya untuk menunjukkan ketidaksetujuan, bukan karena alasan yang logis. Hal ini berbeda dengan kata stubborn yang lebih menekankan pada keteguhan pendirian yang sulit diubah.
Dalam konteks logika atau argumen, contrary sering muncul dalam frasa on the contrary, yang digunakan untuk menyangkal pernyataan sebelumnya dan memberikan informasi yang benar-benar berlawanan. Perlu diperhatikan perbedaannya dengan in contrast, yang hanya membandingkan dua hal yang berbeda tanpa harus menyangkal kebenaran pernyataan sebelumnya.
Contoh penggunaan on the contrary: "Dia tidak malas; sebaliknya, dia adalah pekerja paling rajin di kantor ini."
Contoh penggunaan in contrast: "Kota A sangat ramai, sementara Kota B sangat tenang."
Potensi Kesalahan Terjemahan
Pengguna bahasa Indonesia sering kali terjebak dalam menerjemahkan contrary hanya sebagai "berlawanan". Padahal, ketika contrary digunakan untuk menggambarkan perilaku manusia, terjemahan yang lebih tepat adalah "keras kepala" atau "suka membantah". Menggunakan kata "berlawanan" untuk mendeskripsikan sifat orang akan terdengar tidak alami dalam bahasa Indonesia.
Selain itu, hindari kerancuan antara contrary dengan opposite. Meskipun keduanya berarti berlawanan, opposite lebih sering digunakan untuk posisi fisik atau kutub yang berlawanan (seperti utara dan selatan), sedangkan contrary lebih sering berkaitan dengan ide, prinsip, atau keinginan yang bertentangan.
Catatan Tata Bahasa
Secara tata bahasa, contrary dapat berfungsi sebagai kata sifat (adjective) maupun kata benda (noun). Sebagai kata benda, ia sering muncul dalam frasa to the contrary, yang berarti "yang menyatakan sebaliknya".
Contoh: "Unless there is evidence to the contrary" (Kecuali jika ada bukti yang menyatakan sebaliknya).
Dalam struktur ini, contrary tidak berfungsi sebagai kata sifat yang menerangkan benda, melainkan sebagai inti dari frasa preposisional yang menunjukkan pertentangan fakta.
Countable when describing a stubborn person who habitually disagrees ('He is such a contrary'). Uncountable when referring to an opposing fact or opinion, typically in the phrase 'on the contrary' or 'to the contrary'.
Meanings
Berlawanan dalam sifat, arah, atau makna
"The two sisters have contrary personalities."
Kedua saudara perempuan itu memiliki kepribadian yang berlawanan.
Cenderung tidak setuju atau melakukan hal yang berlawanan dengan apa yang diharapkan atau diinginkan secara sengaja
"Stop being so contrary and just agree for once!"
Berhentilah menjadi begitu keras kepala dan setujulah sekali saja!
Seseorang yang suka membantah; atau keadaan atau kualitas yang saling berlawanan
"Despite the evidence, he remained convinced of the contrary."
Terlepas dari buktinya, dia tetap yakin akan hal yang sebaliknya.