cloister
Kata cloister memiliki nuansa yang sangat erat dengan kehidupan religius dan ketenangan. Secara fisik, kata ini merujuk pada arsitektur khas biara berupa lorong tertutup yang mengelilingi halaman terbuka, yang dirancang khusus untuk meditasi dan doa. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diterjemahkan sebagai kloster atau biara, namun penting untuk memahami bahwa cloister lebih menekankan pada aspek isolasi dan pemisahan dari dunia luar.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Secara semantik, cloister dapat digunakan sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata benda, ia menggambarkan tempat fisik yang suci dan terpencil. Sebagai kata kerja, cloister berarti tindakan mengisolasi diri atau mengurung seseorang agar terhindar dari pengaruh duniawi. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan cloister membawa konotasi yang lebih formal dan spiritual dibandingkan dengan kata isolate atau seclude.
cloister: Menekankan pada pengasingan demi tujuan spiritual atau perlindungan yang sakral.
isolate: Lebih bersifat netral atau teknis, sering kali merujuk pada pemisahan fisik atau sosial tanpa alasan religius.
seclude: Menekankan pada keinginan untuk privasi atau ketenangan pribadi.
Kekeliruan Terjemahan
Pengguna bahasa Indonesia sering kali menyamakan cloister dengan monastery (biara). Meskipun keduanya berkaitan, monastery merujuk pada seluruh kompleks bangunan tempat para biarawan tinggal, sedangkan cloister secara spesifik merujuk pada area lorong tertutup di dalam kompleks tersebut atau konsep pengasingan itu sendiri. Jangan menggunakan cloister jika Anda hanya ingin merujuk pada gedung biara secara umum.
Benar: The monks walked slowly through the cloister. (Para biarawan berjalan perlahan melalui lorong kloster.)
Salah: He lives in a cloister in Italy. (Gunakan monastery untuk merujuk pada tempat tinggal secara keseluruhan.)
Meanings
Lorong tertutup, sering kali dengan deretan pilar, yang biasanya mengelilingi halaman di biara, konven, atau katedral
"The monks spent their afternoons meditating in the quiet cloister."
Para biarawan menghabiskan sore hari mereka dengan bermeditasi di kloster yang tenang.
Komunitas religius yang terpencil atau bangunan yang menampungnya
"She decided to enter a cloister to devote her life to prayer and silence."
Dia memutuskan untuk masuk ke biara untuk membaktikan hidupnya pada doa dan keheningan.
Menyendiri atau mengasingkan seseorang dari dunia luar, sering kali karena alasan agama atau perlindungan
"He was cloistered away in a remote mountain retreat for several years."
Dia diisolasi di tempat peristirahatan pegunungan yang terpencil selama beberapa tahun.