canine
Kata canine memiliki dua fungsi utama dalam bahasa Inggris: sebagai kata sifat yang merujuk pada segala sesuatu yang berkaitan dengan anjing, dan sebagai kata benda yang merujuk pada jenis gigi tertentu.
Nuansa Penggunaan
Dalam konteks biologis atau medis, canine digunakan untuk memberikan kesan formal dan teknis. Jika Anda hanya ingin menyebut "anjing" dalam percakapan sehari-hari, gunakanlah kata dog. Namun, jika Anda sedang membaca laporan veteriner atau artikel ilmiah, canine adalah istilah yang tepat untuk mendeskripsikan karakteristik spesies tersebut.
Sebagai kata benda, canine merujuk pada gigi taring. Dalam bahasa Indonesia, kita memiliki kata spesifik "gigi taring", sehingga saat menerjemahkan canine tooth atau hanya canine dalam konteks anatomi, gunakanlah istilah tersebut.
Perbedaan Kontekstual
Konteks Hewan: canine digunakan untuk mengelompokkan anjing dan kerabat dekatnya (seperti serigala atau rubah). Contoh: canine species (spesies anjing/kanid).
Konteks Anatomi: canine merujuk pada gigi runcing yang berfungsi untuk mencengkeram atau merobek makanan. Contoh: the upper canine (gigi taring atas).
Catatan Tata Bahasa
Sebagai kata sifat, canine tidak berubah bentuk. Sebagai kata benda, kata ini dapat menjadi jamak dengan menambahkan akhiran -s (canines) ketika merujuk pada lebih dari satu gigi taring.
Meanings
Berhubungan dengan atau menyerupai anjing atau anggota lain dari keluarga anjing
The animal has a distinct canine scent.
Hewan itu memiliki aroma seperti anjing yang khas.
Gigi runcing yang terletak di antara gigi seri dan gigi geraham depan pada mamalia
The dog accidentally chipped its left canine.
Anjing itu tidak sengaja mematahkan sedikit gigi taring kirinya.
Seekor anjing, terutama ketika dirujuk dalam konteks formal atau teknis
The police officer was accompanied by a highly trained canine.
Petugas polisi itu didampingi oleh seekor anjing terlatih.