brush
Kata ini membangkitkan sensasi sentuhan fisik pada permukaan—baik itu dilakukan secara sengaja untuk menggosok (membersihkan/merapikan) maupun terjadi secara tidak sengaja dan sekilas (menyerempet).
Saat digunakan sebagai alat atau tindakan, kata ini membawa konotasi pemeliharaan, kerapian, atau presisi artistik. Ini adalah istilah utama untuk menggambarkan gerakan menyapu yang berirama di atas suatu permukaan.
Dalam makna lingkungan, brush (semak belukar) memberikan kesan kualitas alam liar yang sulit ditembus. Berbeda dengan "hutan" yang menyiratkan adanya pohon-pohon tinggi, semak belukar menggambarkan vegetasi rendah dan kusut yang menghalangi pergerakan.
Sebagai kontak fisik yang ringan (kata kerja intransitif), kata ini menyampaikan kesan kelembutan atau singkatnya durasi sentuhan, yang sering digunakan untuk menggambarkan gerakan halus dalam konteks romantis atau situasi yang menegangkan.
Countable when referring to the physical tool (a toothbrush). Uncountable when referring to the dense vegetation (the brush).
Meanings
Alat yang terdiri dari gagang dengan bulu-bulu, digunakan untuk membersihkan, merapikan, atau melukis
"She used a paint brush to apply the blue acrylics to the canvas."
Dia menggunakan kuas cat untuk mengaplikasikan akrilik biru ke kanvas.
Area yang dipenuhi semak-semak liar yang lebat atau pohon-pohon kecil
"The deer disappeared quickly into the thick brush."
Rusa itu menghilang dengan cepat ke dalam semak belukar yang lebat.
Membersihkan, menghaluskan, atau merapikan sesuatu menggunakan sikat
"You should brush your teeth twice a day."
Kamu harus menyikat gigi dua kali sehari.
Bergerak menyentuh sesuatu dengan ringan saat melintas; menyerempet
"The branches of the tree brush against the window during the storm."
Dahan pohon itu menyentuh jendela saat badai terjadi.